Skip to main content

Cantiknya Alam Agrowisata Durian Waduk Mini Banjaroya

Samar - samar di sepanjang perjalanan tercium aroma wangi buah durian matang di pohon, ketika laju kendaraanku memasuki jalan pedesaan dengan kontur badan jalan sedikit menanjak  dan meliuk menuju ke lokasi Embung Tonogoro Waduk Mini Banjaroya di Padukuhan Tonogoro, Kelurahan Banjaroya. Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Letak lokasi keberadaan Embung Tonogoro, kemudian selanjutnya lebih dikenal masyarakat luas dengan nama Waduk Mini Banjaroya setelah areanya diresmikan sebagai agrowisata oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada tahun 2014, di Kelurahan Banjaroya ini letaknya berbatasan langsung dengan Kabupaten Magelang. 

"cantiknya alam agrowisata durian waduk mini banjaroya"

Perbedaan nama antara Embung Tonogoro dan Waduk Mini Banjaroya yang ternyata merupakan satu lokasi ini, tak ayal sempat membuatku sedikit mengalami kebingungan saat pertamakali mencari lokasinya. 

Di papan nama penunjuk jalan di tepi jalan berukuran besar di jalan Kalibawang , Kulon Progo tertulis nama lokasi Embung Tonogoro berikut keterangan jarak tempuh 3 Kilometer. 

Awalnya aku mengertinya ada dua lokasi di Padukuhan Tonogoro, Embung Tonogoro dan Waduk Mini Banjaroya, loh ... . Ternyata ngga tahunya ya, cuma satu lokasi 😊. 

Cerita salah duga tersebut bermula saat aku memasuki gapura di tengah jalan desa bertuliskan 'Anda memasuki kawasan agrowisata Tonogoro', tak lama kemudian di sisi kiri jalan terlihat terdapat tulisan besar 'Amphitheatre Tonogoro Banjaroya'.  

Di lokasi amphitheatre ini mengertinya aku adalah juga merupakan lokasi keberadaan Embung Tonogoro. 

Tanpa mampir tanya sana - sini terlebih dahulu ke seseorang di deretan salah satu kios kuliner, kendaraanku langsung kuarahkan ke jalur yang menanjak, setelah kuparkirkan kendaraanku di tepian, aku kemudian melangkah memasuki ke area dan kulihat ..., lah kok di areanya cuma terdapat amphitheater dengan lingkaran tempat duduk terbuat dari semen ..., dimana letak embungnya ?. Muter - muter areanya juga ngga ketemu yang namanya embung tempat berkumpulnya air. 

Ya sudah, buat nahan malu karena kulihat sekilas kemudian ada seorang bapak penjaga warung melihat terus ke arahku dengan tatapan keheranan, aku pura - pura saja berselfie tapi memang iya betulan juga memotret beberapa sudut lokasi amphitheatre. Setelah itu ..., cuuuuz ..., langsung menaiki kendaraanku lagi dan pulang, ha ha ha!. 

Pulang ?, iya pulang. 

Betulan, aku langsung mengarahkan laju kendaraanku ke arah jalur kepulanganku melewati kembali jalur keberangkatan tadi. Daripada nahan malu, he he he ..., itulah akibatnya kalau ngga ingat pepatah 'Malu bertanya sesat di jalan'. 

Tapi beberapa meter kemudian, sebenarnya dalam hati masih penasaran ingin melihat juga seperti apa pemandangan alam Embung Tonogoro, toh sudah terlanjur sampai berada di daerah ini. 

Kebetulan ada seorang bapak berdiri di tepi jalan, rupanya penduduk setempat terlihat sedang menumpuk ranting - ranting kayu di atas motornya.

Dari penjelasan beliaulah, akhirnya kuketahui jika nama Embung Tonogoro itu ya juga Waduk Mini Banjaroya. 

Sedangkan jarak lokasi keberadaan Waduk Mini Banjaroya dari lokasi Amphitheathre Tonogoro Banjaroya kira - kira sejauh 200 meter setelahnya. 

"cantiknya alam agrowisata durian waduk mini banjaroya"

Kegunaan Amphitheatre seperti dijelaskan oleh penduduk setempat tersebut sesekali dipergunakan untuk acara pementasan seni kebudayaan, seperti pagelaran tari tradisional.

Owalaaaaah gitu tow, kok ya ngga ada keterangan tercantum di lokasi sih ya ?. 


Kembali ke cerita awal arah kedatanganku sebentar, ya ..., intermezzo gitu ..., dari tikungan jalan besar Kalibawang Kulo Progo tempat terdapatnya papan nama penunjuk jalan Embung Tonogoro ini hanya berjarak tempuh sekitar 2, 5 kilometer dari satu lokasi gerbang Samudra Raksa candi Borobudur yang namanya sempat ramai dibicarakan di media beberapa waktu lalu karena keartistikan bentuknya. 


Baca jugaGerbang Samudra Raksa


Nah, setelah dijelaskan panjang kali luas  oleh bapak penduduk setempat di tepi jalan, selanjutnya aku berpamitan dan kemudian kembali memutar arah menuju kembali ke arah Embung Tonogoro, eh Waduk Mini Banjaroya dengan percaya diri daaaan ..., buru - buru tancap gas ketika melewati kembali lokasi warung kuliner tempat si bapak tadi melihatku keheranan di dekat lokasi Amphitheatre ..., ha ha ha 🙈. 

Ikon gerbang kulit durian terbelah menyambut kedatanganku bahwa aku telah sampai di area Waduk Mini Banjaroya. 

"cantiknya alam agrowisata durian waduk mini banjaroya"


Di areanya berderet rapi kesemuanya di sebelah kanan menghadap ke arah bukaan pemandangan luas nan cantik Gunung Merbabu dan Gunung Merapi : area parkir kendaraan, kios - kios kuliner diantaranya menjajakan hidangan khas Kulon Progo seperti gebleg, Pendopo durian Menoreh, toilet dan Waduk mini Banjaraya letaknya berada di lahan tertinggi, untuk mencapainya melalui undakan anak tangga.

Sebagai desa sentra perkebunan durian di wilayah Kulon Progo, terdiri dari beberapa varietas durian dan salah satu unggulannya jenis durian montong, Padukuhan Tonogoro ditetapkan sebagai desa binaan Pertamina Kawasan Agrowisata Durian, adapun nama wadah yang menaunginya dinamakan petani durian Sido Maju. 

Waduk Mini atau embung Tonogoro Banjaroya merupakan waduk buatan dan memiliki ukuran tak begitu luas dibandngkan dengan embung lain maka disebut dengan embung mini. Memiliki ukuran kira - kira seluas 80 x 60 meter. 

"cantiknya alam agriwisata durian waduk mini banjaroya"

Kegunaannya dibangun sebagai tandon atau wadah air menampung air hujan. Mampu menampung air 10 ribu meter kubik air yang berfungsi sebagai pemasok air di musim kemarau untuk kebutuhan pertanian di sekitarnya dan sebagai sarana air kebutuhan warga setempat. 

Selain berfungsi sebagai penyimpan tampungan air hujan, waduk mini Banjaroya juga difungsikan sebagai lahan perikanan.  

Kulihat di permukaan airnya cukup banyak ikan mas bergerombol, seakan menanti lemparan remahan roti dari uluran tangan pengunjung. 

Sayangnya, saat itu di areanya tidak terdapat sarana penjualan palet untuk makanan ikan. Jadi, sesekali kulempar remahan kecil kue perbekalanku ke dalam embung dan sejurus kemudian kawanan ikan mas saling tampak berebut seru.

Sekitaran area waduk mini Banjaroya dilengkapi dengan jalur trekking dan dikelilingi oleh rimbunnya pembibitan pepohonan durian Menoreh kuning dan kelengkeng.

Aku pun mengelilingi lokasi embung atau waduk mini Banjaroya yang dipagari oleh jeruji besi dan tanah tebing sekelilingnya ditutupi plastik terpal tebal agar tidak terjadi longsor ketika musim penghujan berlangsung, kemudian beristirahat menghilangkan penat di salah satu gazebo sembari memandangi gunung gemunung yang tampak hijau menjulang memesona dari kejauhan ... . 

"cantiknya alam agriwisata durian waduk mini banjaroya"

Untuk berlibur bersantai di area waduk mini atau embung Tonogoro Banjaroya yang terkenal dengan keindahan pemandangan sunsetnya ini, setiap pengunjung tidak dikenai beaya tiket masuk, hanya dikenai beaya untuk tiket parkir 2K dan beaya jasa lingkungan 1K ..., so, total beayanya cuma 3K. 

Murah meriah ramah tak menguras isi kantong beaya tiket masuknya ke Waduk Mini Banjaroya, eh* Embung Tonogoro, ya 😊.


Lokasi:  

Embung Tonogoro atau Waduk Mini Banjaroya 

Jl. Kalibawang - Sendangsono, Tonogoro, Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Comments

  1. Pineaple is bigest since You. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. The shape is similar to pineapple, yeah?,
      But this is durian fruit.
      To be exact, a giant durian fruit statue 😊.

      Delete
  2. Loh kok keburu tancap gas pulang? padahal kan sudah di lokasi ya? Aku awalnya juga bingung namanya ? ternyata Embung Tonogoro alias Waduk Mini ya? ..hehehe..
    Lihat picture pertama aku sempat antusias girang.. wah ada patung durian guede ..buah duren kan kesukaanku😊 lah aku nunggu cerita nya agro wisatad duriannya kok nggak ada?
    Oh atau mungkin ntar artikel berikutnya ya si duriannya baru nongol? hehehe..😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Entah kenapa itu hari aku ngga ceriwis tanya2 kayak biasanya, jadinya kebingungan sendiri & ambil langkah pulang 🙈.
      Oh, ternyata durian fruit kesukaan favorit sista Fidy ya ? .., beruntung ngga kupamerin fotoku nyantap durian disini, ntar malah tambah bikin ke .. pengiiiin, hahaha 😄

      Delete
    2. Wkwkwkk...biasanya ceriwis nanya ke penduduk setempat ya? Lah saat itu kok tumben malu bertanya? 😅
      Ooh yess.. Durian fruit is my favorit 👌🤩
      Aku bisa makan 1 buah sendirian..wkwkkwk☺️
      Hanya sekarang nggak bisa kebanyakan, kalau makan durian banyak terus kepalaku jadi pusing.. entah kenapa..
      Ooh santai aja..nggak apa-apa kaleus.....kalau ada foto makan duriannya biar aku nelan ludah sendiri bayangin lagi makan durian fruit yang manis legit wkwkwk😂
      Ooh atau mungkin saat itu nggak lagi musim durian ya ? Jadi stocknya kosong nggak tersedia buah duriannya buat pengunjung?
      Misalnya nich kalau fotonya sambil meluk durian .. lucu dan unik kali ya? 😅

      Delete
    3. Saat itu di lokasi, tepatnya di Pendopo Durian Menoreh sudah tak ada stok durian dijual 😑.
      Durian sudah dijual oleh banyak pedagang di jalan besar Kalibawang - Kulon Progo.
      Ntar aja ya kapan aku pas kulineran lagi di desa sentra durian di Kab. Magelang lakan kusertain fotiku saat nyaplok durian, hahahayyy😆.
      Ayook .. sista Fidy juga bikin pos tentang buah durian 💪.

      Delete
    4. Ooh begit, Iya sich daripada nunggu pengunjung yang nggak tentu di agrowisata , mending dijual ke pedagang di jalan raya udah pasti untung.🙂
      Oke... ntar kapan kalau ke desa sentra durian, jangan lupa pasang foto lagi makan durian... supaya bule-bule pada nggak penasarran dan ngerti apa itu durian.. dipikir mereka itu adalah buah nanas.. wkwkwkw😂
      Tapi mungkin bule kalau nyoba durian ntar pada puyeng mabok duluan karena aromanya.
      Iya aku pinginnya juga bikin ulasan tentang durian .. moga-moga kesampaian. Tapi kalau penjual di sini banyak yang nipu duriann yang dijual kualitas nggak bagus. Harus langsung ke lokasi penghasil sentra durian...🤔

      Delete
    5. Iya ya para pembaca luar negri dan teman-teman mancanegara yang berkomentar disini mereka mengertinya durian adalah atau juga sejenis nanas.
      Kasihan mereka masih asing dengan buah yang hanya ada di Asia ini.

      Kalau di Malang ada juga kan desa sentra durian,ya?

      Delete
    6. Iyaa... mereka masih sangat asing dan nggak familiar dengan buah durian ..
      Andaikan mereka nyoba ngerasain pasti suka kali ya? Hehehe..
      Kalau di Malang sendiri desa sentra durian itu di daerah Ngantang lumayan jauh setelah kota Batu .. aku juga belum pernah ke sana.
      Cuma dengar dari kerabat yang pernah agrowisata durian di sana...
      Kalau ingat durian jadi ingat maluku.. hehehe.. di sana para penjualnya nggak ada yang nipu sama pembeli.. soalnya durian di sana melimpah dan murah banget harganya👌

      Delete
    7. Oh, di Maluku sana juga banyak desa sentra perkebunan durian ya ?.
      Apakah rasa buahnya ada perbedaan dengan buah durian di daerah Ngantang, Batu ?.
      Biasanya ada sedikit perbedaan rasa tergantung dari jenis tanah & iklimnya.

      Delete
    8. Iya di Maluku dan sekitarnya adalah penghasil durian... ada beberapa perkebunan sentra durian di sana. Yang terkenal adalah durian Liang karena daerah penghasilnya bernama Liang nggak jauh dari pantai. Durian di Maluku rata-rata tekstur dagingnya lembut garing, creamy manis dan legit, jarang ada durian yang basah di sana. Kata penjualnya kalau durian yang sudah nyebrang sungai atau laut rasanya nggak enak karena duriannya istilahnya sudah "masuk angin" disebut durian mayang. Penjual di sana nggak ada yang berani menjual durian mayang ( masuk angin) karena nggak akan laku. Di sana kalau kita beli di belah dulu sama penjual kalau nggak bagus bisa tukar gratis. Bahkan kalau lagi musimnya dan melimpah, beli 10 buah gratis 1 harganya itu semua 11 biji hanya 10k.😊
      Sedangkan durian Ngantang yang sudah di jajakan di pinggir jalan besar di Malang rasanya itu menurutku nggak semua manis dan kering, ada juga yang tawar dan basah. Jadi menurutku durian Ngantang itu kualitasnya masih kalah dengan durian di Maluku . Apa mungkin karena seperti Batu yang dataran tinggi jadi daerah Ngantang iiklimnya dingin juga akan mempengaruhi kualitas durian ya?

      Delete
    9. Oh, jadi di Maluku ternyata banyak desa sentra durian.
      Pas kalau durian dari Liang dagingnya terasa garing karena lokasinya di dekat pantai ...wuah .. itu pasti hautze, eh* enak maksudku 😁.
      WhadZz ..., 11 durian kalo lagi musim cuma 10K 😱?, kok murahnya pakai kebangetan sih itu .. bikin auto meradang nge-duren sebanyak2nya deh, hahaha .. 😅!!.
      Pastinya hasil buah durian atau buah apapun rasanya tergantung dari iklim dan tanah lokasi tertentu.

      Delete
    10. Hehehe... iya.. durian Liang itu hauze...👌 enak banget rasanya .mantull😊
      Iyaaa. Suwer.... serius beneran kalau lagi musimnya di sana
      beli 10 gratis 1 dan cuma bayar 10 K murahnya kebangetan ...😊
      Trus penjual di Maluku nggak ada yang nipu pembeli nya. Malah ngasih harga murah ..
      Coba di daerahku sini begitu..tapi mana mungkin? Hehehe.😅

      Delete
    11. Semalam sampai kebayang hautze-nya dan murmernya harga durian pas musim di Liang ..., Wuaah kalau semurah gitu waduh .. 20 ribu bisa dapat 22 buah terus bisa buat dibikin pancake, jus, puding, kolak, dllnya 😍.
      Sooooo interesting itu namanya !.
      Kalau di pulau Jawa semurah2nya harga durian berkisar 20 ribuan pas lagi musimnya, rada mihils ya.

      Delete
    12. Wkwkwkwk.. sampai kebayang hauze nya durian Liang.. yang murah meriah.. 👌🤩
      Bener kalau di Jawa durian yang bagus paling murah itu harganya 20K. Masih mahal ..hehehe.
      Iya padahal kalau di Maluku kalau lagi musimnya melimpah ruah duit 20K bisa dapat 22 buah... bisa makan sampai klempoken kata orang Jawa .😅
      Oh dengan durian sebanyak itu aku langsung bikin ice cream durian..😋

      Delete
    13. Benar2 seng ada lawaaan ...harganya 😄 [ niruin logat Ambon].
      Iya tuh dibikin es krim durian juga mantul .., terus penyajiannya diimbuhi toping irisan straeberry atau blueberry .. wuiih so hautzee miao miaoo 😋.
      Lupa deh segala duka lara .., hihihi 🤭

      Delete
    14. Wkwkwkkwk..☺️😂Seng ada lawan..!!(intonasi tinggi ala Ambon) .hahaha..☺️🤣
      Ngakak aku... kok masih ingat aja sich sama slogan iklan itu..??😂
      Hayyuuklah.. bikin ice cream durian.. rasanya hautze.. .. hautzem.. pakai miaow.. miaow..?😂

      Delete
    15. 😻😻 iyaach ...hautze miao miaoo .. mirip sama suara si mpus lagi kegirangan dikasi lauk ikan tongkol 🐟😄.
      Edun murah tenan kuyyy yow ..., Sungguh menggairahkan 😋

      Delete
  3. Wow! I'm impressed. Great photos. ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for being impressed and liking the accompanying photos of this post, friend 😊🙏

      Delete
  4. Et bien, joli visite sous le soleil!Car ici il neige et on a moins de 10 degrés.
    Le soleil fait plaisir à voir. Bon weekend

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, je suis heureux que cet article puisse fournir un peu de chaleur par temps froid qui sévit dans votre pays.
      Prenez toujours soin de votre santé et de celle de votre famille, de vos amis. Salutations et bon week-end.

      Delete
  5. I have never seen this fruit you are writing about.
    Very nice place to spend some time and rest. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, it's true that this durian fruit only exists and grows in certain tropical countries.
      The aroma is strong and has a thick and sweet pulp texture, especially the plump varieties.

      Delete
  6. Hahha.. yah walaupun sempet nyasar yag Mas Hima.. tapi tak apa.. kan yg penting kesampaian pergi ke embungnya..

    Wahh itu ikannya banyak sekali mas.. rasanya pengen tak serok terus dibawab pulang.. hehehe...

    Mas nggk makan duran tah disananya? Apa lagi ndak musim durennya?? Heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha .., seru plus malu juga kalau keingetan nyasar ke lokasi amphitheater, mas 😆.
      Kebetulan di lokasi Pendopo Durian Menoreh saat itu durian sudah terjual habis, so cuma kecium aromanya dari buah di pohon 😁

      Delete
  7. Un saludo y abrazo hoy la publicidad no me deja ver nada y no me cambia de idioma ainsss que pena . Un abrazo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, perdone el traductor ineficaz de su dispositivo, ojalá se resuelva pronto. Saludos de regreso desde mi abrazo de amistad para ti.

      Delete
  8. This looks nice, lovely photos :-D I am sure I have tried this fruit, but cannot remember!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Big thanks, Ananka.
      I'm impressed that you have ever tried eating this aromatic fruit 😊

      Delete
  9. El de tener mas de un nombre siempre despista y mas si esta mal señalizado por aquí solemos preguntar no suele extrañar a nadie. Te contare lo que en una ocasión en la localidad donde nací vi a una joven dando vueltas y al parar en una de ellas la pregunte que si busca a alguien o solo visitaba la localidad, me respondió que buscaba la casa de la madre del novio pero ya la había llamado y llego en ese momento.
    Sobre el lugar que visitaste me parece precioso incluidas la vistas. Ese tipo de balsas también las tenemos por aquí con el mismo fin.

    Saludos.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, que lástima que la mujer esté buscando la casa del novio ..., suerte que conozcas a la persona que busca.
      Sí, también estoy de acuerdo con mi amigo ... creo que es confuso que un lugar tenga dos nombres diferentes.
      Me alegra saber que hay un lago y una balsa cerca de la ciudad donde vives. Saludos de amistad.

      Delete
  10. spot nya beragam ya mas bro, mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cukup banyak spot menarik di lokasi ini masbro :)

      Delete
  11. bagus disain duriannya....persis kayak yang asli.
    photo photonya cantik....

    Thank you for sharing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya kalau diperhatiin mirip betul sama durian aslinya , warnanya juga 😊.
      Thank-you, mr. Tanza.

      Delete
  12. Such a big durian! What a fun thing to see! :)

    Hope you are having a nice weekend :) We are celebrating Lunar New Year today :)

    Away From Blue

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, it is a giant durian. But only a statue 😁. Thank you so much, Mica.
      Happy Lunar New Year also 😊

      Delete

  13. Dengan guide dan penunjuk arah kalian kami tidak akan tersesat ya sobat Himawan jika pernah kami berkunjung. Durian itu seperti nanas? Kalau tidak, saya belum pernah mencobanya, meski pasti terlihat menggugah selera. Bagaimana rasanya? Mirip dengan buah apa? Manis, asam, pahit? Intrik tetap ada padaku, teman.

    Pelukan erat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sobat Carlos.
      Semoga penjelasan arah lokasi disini akan mempermudah pencarian lokasi untuk kunjungan siapapun kesana.

      Rasa buah durian berbeda dengan buah Nanas, sobat.
      Tekstur daging buahnya padat, berserat juga creamy.
      Memiliki aroma wangi harum tajam menyengat.
      Buah ini seringkali ditolak untuk dibawa oleh maskapai penerbangan karena aromanya .

      Semoga di lain hari anda dapat mencoba merasakan daging buah durian.

      Pelukan erat.

      Delete
  14. Me gusto mucho ese lugar en especial mini embalse. Te mando un beso y buen fin de semana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gracias, también te gusta el paisaje natural como en este mini embalse.
      Le devuelvo el beso de saludos de amistad.

      Delete
  15. Such Mesmerizing Photos - Thanx For Sharing A World That I May Never See With My Own Eyes - Be Well Brother

    Cheers

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for your hopes of being a good brother, i will be happy to be part of your brother.
      Thank you very much for your appreciation of the photos here.

      Cheers

      Delete
  16. Looking good and it looks like a pineapple which is interesting.
    Take care.

    ReplyDelete
    Replies
    1. The skin is spiky almost like pineapple, but the durian has sharper thorns. It tastes very different too, Margaret.
      Taje care also.

      Delete
  17. Gambar terakhir cantik sangat pemandangannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, teman.
      Lokasi itulah tempat munculnya sunset 🌄

      Delete
  18. wah mas itu durian segede gitu bisa dimakan ga hiihihi :D, cukup mungkin ya untuk satu kampung :D

    hmm tempatnya oke sih mas, adem tuh gambar terakhirnya liat yg ijo-ijo :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ...seru kali yaa ada durian asli segede ituuu .., auto kebayang gimana besar ukuran pohonnya 😄.

      Delete
  19. Mantap, gerbang nya juga unik ya mas Him berbentuk durian belaaaahh... 😝
    Oh jadi embung itu tempat berkumpulnya air toh mas,
    Lain lagi kalo kak Mbul 😆ooups

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha .. hayoo mas Andy kebayang lagu belah duren yaa ..😆🤭.
      Kalo kak Mbul itu sumber mata air, eh* .. wkkkwwkk

      Delete
  20. We do not have durian fruit here, but I want to taste it some day for myself. My friends from Asian countries always rave about its delicious flavor.

    I like to feed goldfish too. It's fun to watch them flop over each other for the crumbs.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hopefully your wish to taste the durian fruit will come true. Maybe those of you who come from Western countries will be amazed when you taste the taste for the first time, especially the pungent aroma. But believe me, the meat is creamy and delicious ... the taste also varies depending on the type.

      Yes, it feels good to feed the fish ... watching them scramble for food.

      Delete
  21. Hai Himawan
    Perjalanan virtual yang menarik!
    Saya belum pernah melihat buah itu, saya rasa itu akan manis. Yang memalukan terjadi pada saya karena tidak meminta, tetapi secara keseluruhan itu normal. 😀Nah, di tempat indah yang kamu persembahkan untuk kami, Tonogoro Banjaroya bakal jadi tempat yang pas untuk menghabiskan liburan Valentine
    Pelukan erat dan bersenang-senang di hari cinta dan persahabatan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Yessy.
      Rasa buah durian ada beberapa macam rasa tergantung jenisnya.
      Ada yang hanya manis, manis agak pahit juga ada yang super.
      Sayangnya buah ini seringkali ditolak untuk pengiriman melalui transportasi udara karena aroma wanginya dianggap mengganggu.
      Saya mengirimkan juga salam peluk erat di hari penuh kasih sayang dan cinta.

      Delete
  22. What a marvelous landscape! That's an Interesting place to visit. Nice post!
    Have a nice weekend, my friend!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for your opinion about this location.
      Have a super week, my friend Giorgio!

      Delete
  23. I don't know a lot about this fruit.
    Interesting post and photographs, thank you.

    All the best Jan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks also for all, Jan.
      Hopefully this agro-tourism location post can provide more or less information about durian fruit.
      Greetings.

      Delete
  24. Thanks so much for sharing your beautiful photos. I'm glad that you found this place , it's absolutely beautiful. Have a fantastic weekend.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Big thanks for your appreciation my friend Bill.
      Have a super week.

      Delete
  25. Owh ternyata ini awalnya binaan Pertamina ya Mas.. Menarik nih wissta agrowisata gini. Aku baru pernahnya agrowisata kayaknya petik2 apel di kebun apel pas ke Malang. Klo duren, kita boleh petik sendiri ga tuh? Hehehe. Klo boleh aku bakal kalap soalny duren buah favorit banget 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita samaan pernah wisata petik apel di Malang, kak :).
      Wwkkk ..., ntar kalo petik durian sendiri kejatuhan gimana 😄 ?

      Delete
  26. Bardzo ciekawe zdjęcia, śliczne krajobrazy :)

    ReplyDelete
  27. lancape di kalbawang itu emang bagus bagus mas
    apalagi kalau buat sunset ya
    binaan pertamina juga
    duh aku udah gasabar jalan jalan lagi
    murmer lagi hmmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups, view dari sekitaran Kalibawang ini bagus, mas.
      Hampir mirip dengan view dari area di dekat Borobudur.

      Delete
  28. wooow, monumen durennya gede banget mas hahaa
    Btw, di Palembang ada sentra penjualan duren. Kapan2 deh mau review ke sana, pekan lalu aku udah ke sana, tapi durennya masih mahal. Mungkin pekan depan udah agak murah harganya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha .. giant durian iki namanya 😅, bikin auto kebayang kalo ada durian segede itu wuaaah .. mantul tenaaaan 😂.
      Siap ikut kutunggu pos sentra duriannya di Palembang, Do 😉.

      Delete
  29. Hola mi amigo, no pude ver nada,
    pero estoy segura que tu presentación
    es bella como todas las que nos obsequias,
    que tengas un bonito día de San Valentín.

    Besitos dulces

    Siby

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola, mi amiga Siby también, perdona que la aplicación de traductor nuevamente no sea efectiva.
      Muchas gracias por el placer de comentar a pesar de que existen obstáculos.
      Saludos abrazo amistad.

      Delete
  30. Never Seen A Durian That Big Before - Gorgeous Jungle Perspective - Hope You Are Doing Well And Leading With Your Heart - Stay Strong Brother

    Cheers

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for encouraging me, my brother Padre - the giant durian is just a statue - I hope that you are also healthy and always be strong.

      Cheers

      Delete
  31. lumayan juga kalau ada jalur trackingnya, bisa buat joging ya
    tapi kudu pagi bener berangkatnya, brrrrrr
    banyak juga di jawa tengah sana wisata embung begini ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rekomendedku datang ke lokasi ini sore, kak.
      Asik bisa lihat sunset dari sana.

      Delete
    2. owhhh iya ya kalau menjelang sunset kan ga panas juga ya, masukkk

      Delete
  32. Typical man who won't ask directions.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha ha ha ..., no, Andrew 😄.
      Usually I ask diligently to find locations., but somehow this time I didn't ask.

      Delete
  33. Salut tetap konsisten menulis artikel blog dengan banyak view. Kali ini topiknya tentang wisata durian. Memang mantap duriannya, tapi baiknya tidak berlebihan dikonsumsi, terutama bagi yang punya pantangan hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih, mas Vicky.
      Sedang [terus] berusaha untuk bisa konsisten menulis tentang lokasi wisata, selagi ada kesempatan.
      Kalau ngga, ya ganti topik artikel yang lain 😊.

      Betul, mas mengkonsumsi durian harus ingat dengan kemampuan respon tubuh diri sendiri.

      Delete
  34. menarik tempatnya... credit untuk mereka yang cetuskan idea untuk buat taman seperti ini... mas, sponsor durian musang king sebiji untuk saya? 😆😆😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwkkk . paket langsung dikembalikan ke pengirim semula karena ketahuan isinya durian, kak 😅

      Delete
    2. alasanmu tidak kuterima.... haha

      Delete
  35. ...thanks for showing me a part of the world that I have never seen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Very your welcome, Tom.
      Thanks a lot for stopping by.

      Delete
  36. Bom dia meu querido amigo, saudades de ti. Parabéns pelo seu maravilhoso trabalho.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bom dia do querido amigo indonésio Luiz. Muito obrigado pela sua visita e apreço.
      Saudações de amizade.

      Delete
  37. That is one giant fruit. I have never seen anything so large before! Thanks for sharing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, it's just a statue of a durian fruit, Erika.
      I also hope that there is a giant durian fruit to be satisfied eating it 😁.
      Your welcome, friend.

      Delete
  38. Me gustan las fotos Himawan, pero no he podido leer en español.

    Saluditos.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gracias por darle me gusta a las fotos de esta publicación, Conchi.
      Saluditos.

      Delete
  39. Replies
    1. True, the location is convenient for relaxing and watching the sunset.

      Delete
  40. lho durenipun pundi mas him? kok patunge thok hahhahahahhay

    ealah taknumpang ngguyu sek pas lagi diliatin ama orang amarga ga nemu nemu embunge sebelah mana...njul pura pura selfie...aku banget kih nek pas agie tengsing langsung pura pura nagkat hapenya dan mencari kesibukan hahahahhaha

    btw bagus juga ya selain untuk nampung air waduk mininya juga difungsikan sebagai area perikanan....seger banget :D apalagi kalau paa ada pentas seni di amphitheatre ya mas him :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha .. duren'e ora kebagian ning lokasi, wis entek dipanen.
      Lah kok .. hahaha .. kita samaan sering pura2 selfie nutupin kagok tengsin!.

      Delete
  41. Wah cantik pemandangan kebun.

    ReplyDelete
  42. I love durian fruit and the smell. It is my favourite fruit. Looks like a wonderful outing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, durian fruit is delicious and has a distinctive aroma.
      But for people with hypertension, they must carefully adjust the amount of durian they eat.

      Delete
  43. Kalo kesana nih mas, aku sih fix bakal puas2in makan duriaaaan hahahahah, daripada liat waduk nya :p. Makan durian udh pasti bikin melupakan segalanya lah. Kalo perlu borong jugaaa :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, iya tow .. hahaha.
      Ntar kapan kalau musim durian lagi ya akan ku posting desa durian di kabupaten Magelang, kak Fanny bakalan auto pengin kesana 😁

      Delete
  44. Nice photos. Thanks for sharing. I hope you'll visit my blog soon. Have a good week!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Your welcome, Marianela.
      Thanks for stopping by.
      I will definitely come to visit your blog soon after this.
      Have a nice week.

      Delete

  45. Kapan bisa ke sana ya?
    Selamat malam, Mas Himawan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga dalam waktu dekat. Ikut kudoakan buat kak Nur.

      Delete
  46. wow, is it a pineapple?
    thanks for stopping by.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Your welcome, Nadezda.
      This is a durian fruit, not a pineapple.

      Delete
  47. Bellissimo frutto il durian!
    Grazie per la visita e buona settimana!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Grazie anche per la tua visita di ritorno.
      Sono contento di poterti presentare questo frutto. Saluti

      Delete
  48. Yet again, English is not a translate option.
    Sigh. It is an amazing fruit - with an equally amazing scent.

    ReplyDelete
    Replies
    1. I'm so sorry about that, friend.
      It is very true what you say about the definition of durian fruit.

      Delete
  49. tus entradas encierran una belleza extraordinaria en fotografías de paseos con historias y anécdotas tan interesantes que es un placer llegar hasta aquí para descubrirlas( aunque mas hermoso sería poder llegar hasta ese embalse y disfrutar del lugar jajajajja) por ahora solo podemos verlos a través de tus ojos y me siento muy agradecida..
    Que tengas una excelente semana de amor, disfrute y paz en familia . Saludos Himawan Sant

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jajaja . cuando lo pienso, me siento avergonzado y quiero reírme a carcajadas.
      Un gran agradecimiento por todos sus amables comentarios, que placer leer los comentarios de ustedes que están llenos de alegría.
      Saludos de nuestra familia para usted y su familia. Siempre bueno y saludable.

      Saludos Eli Mendez

      Delete
  50. Amazing post

    Kisses
    www.pimentadeacucar.com

    ReplyDelete
  51. sedapnya durian.. sudah musim belum disana mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah hampir selesai musimnya, kak.
      Bagaimana dengan di Malaysia ?

      Delete
  52. Replies
    1. Grazie per la tua preghiera. Auguro buona fortuna anche a te.
      Saluti di amicizia

      Delete
  53. momennya pas ya, Pak Jokowi resmi in Bendungan Tukul, ini juga lagi bahas waduk yang ga beda beda jauh yang intinya tempat penampungan air. btw saya jadi pengem makan durian, lama tak makan buah yang satu ini haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, iyakah ?, aku baru tau infonya dari kamu mas Sudibjo.
      Coba ku searching info lokasi Bendungan Tukul.
      Ayoook buruan cari duren, mas .. ntar kalo ngiler repot, loh. Kayak orangbkagi ngidam , hahaha🤭

      Delete
  54. HIMAWAN

    Hola amigo, rato largo que no visitaba tu espacio, placer en volverte a encontrar y poder acompañar tu presentación. T

    Te dejo un abrazo cálido

    LÚCAS

    (muerodeamorentuslabios.blogspot.com) ... mi nuevo rinconcito

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola, mi amigo Lucas en España, ha pasado un tiempo desde que nos visitamos.
      Les deseo buenas noticias. Gracias por acompañar este pis, pronto visitaré tu lugar.

      Saludos de amistad.

      Delete
  55. Hai Himawan. Saya tahu futa Durián, meskipun saya belum mengkonsumsinya. Mereka bilang rasanya tidak enak, tapi baunya sangat khas.
    Apa yang terjadi pada Anda di pintu masuk adalah kebingungan yang biasanya terjadi saat mencari lokasi dan tidak ditandai dengan baik.
    Saya menyukai foto waduk mini dan pemandangannya.
    Senang bepergian dengan Anda begitu jauh tempat

    Pelukan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga sobat Frodo.
      Setidaknya dalam sekali seumur hidup anda wajib mencoba rasa durian :).
      Ada banyak jenis durian dan memiliki rasa berbeda pula.

      Terimakasih besar deskripsi anda sangat tepat menandakan penerjemah efektif.
      Pelukan erat.

      Delete
  56. Hola Himawan, es un gusto volver a visitar tu blog. Ese fruto es como una piña gigante jejeje, no la conocía. El mini embalse es muy bonito y esos peces dorados deben ser un bonito espectáculo para los visitantes. Que sigas disfrutando de esos viajes y que puedas seguir compartiendo tus grandes aventuras. Un abrazo desde Chile.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mi amiga Lady Blue también.
      Estoy muy agradecido por su reconocimiento y apoyo. Tanto como pueda y mientras haya tiempo, intentaré presentar un lugar único y hermoso. Mis mejores deseos para ustedes en Chile.

      Delete
  57. Kalau ada pementasan seni di Amphitheatre bisa berkunjung nih buat cerita selanjutnya. hehee.
    Waaah sampai dihias seperti itu ya mas, benar-benar menjadi sentra durian ini, bisa-bisa mabuk durian kalau lama-lama disana. Dan kerennya lagi, ada waduk yang benar-benar berdaya guna dan tidak hanya mengandalkan air bor saja.
    Btw, ini bule kok pada nongkrong disana gimana ceritanya mas, ajakin juga dong ke blog ku hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu ide bagus, mas.
      Semoga ada kesempatan meliput pementasan kesenian di amphitheatre.
      Mas Roni, monggo loh kenalan sama para pengomentar dari mancanegara di sini hehehe .. , mereka pada baik orangnya. Ngga sombong. Sudah gitu pada cantik juga ganteng 😊.

      Delete
  58. wahhh cantiknya tempat dekat sini! I wish you put lot more pictures. Menarik fakta waduk mini Banjaroya tu ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan ada waktu ke Indonesia coba sempatkan waktu datang ke waduk mini Banjaroya, kak.
      View sunsetnya keren, loh.

      Delete
  59. Gracias por permitirme descubrir cosas desconocidas con esta muy interesante publicación.
    Saludos.

    ReplyDelete
    Replies
    1. De nada, Eric.
      También les agradezco por tomarse el tiempo de visitar aquí.
      Con suerte, será de entretenimiento e informativo para ti. Saludos de amistad.

      Delete
  60. Que lugares chic!
    As fotos ficaram maravilhosas!
    Beijos.
    http://vinteedoisdemaio.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muchas gracias por tu agradecimiento, Gabriele.
      Beijos.

      Delete
  61. Pemandangannya cantik banget Kak 😍 harga tiketnya juga murah pulaaa. Asik banget untuk refreshing di sini ya 😍
    Btw, aku pikir akan ada adegan makan durennya di akhir cerita soalnya di awal udah ada foto duren segede gaban gitu wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwkkkkk .., coba beneran ada ya durian segede gaban kek getoooh ..., bakalan puaaaaz foto-foto adegan nyantap durian 😂.
      Iyups, view alamnya ketjeh dan asik buat ngadem.

      Delete
  62. Beautiful photos and lovely landscapes!
    Greetings from Galicia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you so much, Tania.
      Greetings back from me in Indonesia for you in Galicia.

      Delete
  63. Precioso lugar, que belleza. Saludos a la distancia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gracias, Sandra. Estoy de acuerdo con la belleza natural de este lugar.
      Saludos de amistad a larga distancia.

      Delete
  64. Durian is my favourite fruit and the season is almost here. I just had some last Wed. That is a really good replica of a durian you were posing with. Pity it is not real, and the durian arch with yummy fruits...ahhh I could eat them if they were only REAL.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow, it turns out that you like durian fruit. Interesting to know.

      Yes, the giant durian is just a statue .. if there is a durian that big .. ha ha ha .. it can be consumed by one village 😂.

      Delete
  65. Oalaaaahhh hahahaha.. jadinya jalan2 kedua lokasi juga.untung akhirnya bertanya ya ko.

    Btw ternyata desain waduk itu mirip2 ya.. waduk Sekanak di kampung suami saya ya begitu juga tampilannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha .. begitulah akibatnya kalau ngga bertanya , jadunya kebingungan sendiri caru lokasi 😂.
      Kapok ngga lagi-lagi diulangi 😊.

      O, ya desain waduknya bisa mirip dengan waduk Sekanak .., aku penasaran pengin searching gambarnya

      Delete
  66. Wahhhhh

    Semua serba duriannnn yaaaaa
    Dan waduk nya indah bangeeet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ketje lagi viewnya kalo pas sunset di musim kemarau, Aul.

      Delete
  67. Thank you for visiting my blog :) we don't have durian here in Europe! I hear it smells really bad but tastes really good :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Your welcome, Bella.
      Thanks also for stopping by in here 🙏.
      For European people, the aroma of durian can be unpleasant because it smells strong, but fragrant. Yes, the taste of durian meat is very delicious.

      Delete
  68. Me encanta la última foto . Si te paraste allí a descasar tuviste una bellísima vista amigo. Terima kasih telah membagikan rute Anda.
    Saya berharap Anda mendapatkan hari Kamis yang baik. Jaga dirimu.
    Un abrazo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Si, Laura. A mucha gente le gusta la última foto del paisaje porque la naturaleza se ve hermosa con vistas a las montañas.

      Terimakasih besar untuk doa dari anda yang baik.
      Saludos de amistad.

      Delete
  69. Preciosa visita amigo, las fotos son espectaculares y el comentario muy interesante . No tengo el placer de haber probado esa fruta, pero parece sabrosa. Saludos y feliz día.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muito obrigado de sua parte meu amigo Esta fruta durian tem um sabor delicioso e cremoso, embora tenha um aroma forte.
      Espero que um dia você possa provar o sabor. Saudações de amizade de mim para você.

      Delete
  70. Que belo lugar, adoraria conhecer!
    Gosto de aventuras pela natureza!
    Um abraço!

    ReplyDelete
    Replies
    1. É bom saber que você também adora aventuras na natureza. Espero que algum dia possamos viajar juntos para ver as belezas naturais de seu país e também do meu. Agradecemos a sua visita.

      Saudações de amizade.

      Delete
  71. durian aku suka kalau dibikin bubur atau es MAs Hima kalau makan langsung nggak kuat suka panas dalam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, sebenarnya ada cara termudah menghindari panas dalam setelah makan durian, mas.
      Caranya : kulit durian diberi air lalu digunakan buat berkumur.

      Delete
  72. Maaf kalau OOT.. Terpesona, Aku Terpesona dengan Foto Duriannya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di maafkeun OOT-nya ... Wkkk, auto kebayang ada durian asli segede hoh hah ....alias segede gaban yaaaaach 🤣

      Delete
  73. Saya harap saya menggunakan terjemahan yang benar. Saya membaca artikel Anda. Sulit untuk turun dari banyak komentar. Sangat baik bagi saya untuk melihat budaya yang berbeda.

    Salam dari Turki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sobat Mustafa.
      Penerjemah bekerja dengan efektif dan anda menulis dalam bahasa Indonesia dengan sangat tepat.
      Betul yang dikatakan oleh anda, merupakan suatu kebahagiaan dan dapat menambah wawasan melihat budaya dari negara yang berbeda.

      Salam dari Indonesia.

      Delete
  74. Great photos and beautiful scenery! Love the statue of the durian fruit!
    Julia x
    https://www.thevelvetrunway.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Big thanks for your aprreciation, friend.
      Yes, the durian statue looks unique and seems real :)

      Delete
  75. Waduk mini, mungkin kalau orang jakarta menyebutnya danau.
    Harga tiketnya juga sangat murah sekali
    Terimakasih atas reviewnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi mereka menyebutnya begitu, mas.
      Sami-sami, terimakasih juga mas Djangkaru sampun mampir disini.

      Delete
  76. Admirable, me ha encantado este reportaje Cuídate Saludos

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, muchas gracias por tu agradecimiento, José. Saludos de amistad.

      Delete
  77. Harika yine güzel bir tanıtım olmuş sayende bizde bir şeylerden haberdar oluyoruz teşekkürler dostum.

    ReplyDelete
  78. Could only read the heading in English. You have an amazing blog.

    ReplyDelete
  79. LOL, I've been embarrassed taking selfies in public too! Still, it's all part of the adventure, and it's lucky that you got to see some cool stuff. The pics are great, especially the first one. :)

    ReplyDelete
  80. Padahal aku orang kampung tapi kalau lihat agrowisata gini malah pengen banget bisa datang lansgung. Padahal pemandangan kebun, hutan, sungai udah jadi santapan sehari-hari. Tapi ga bosen. Apalagi ini ada durennya, duuuh. hihihi...

    ReplyDelete
  81. Namanya yang ada dua, pasti bakalan bikin bingung pengunjung dari luar daerah ya.

    Pemandangannya tambah apik ya, ada Gunung Merbabu dan Gunung Merapi pula, jadi makin bikin betah nih.

    Fungsi embungnya sangat bermanfaat ya, semoga saja selalu dijaga dengan baik, agar tidak cepat rusak dan malfungsi.

    ReplyDelete
  82. wah duriannn.. udah lama gak makan durian.. tiketnya murah ya, btw harga duriannya terjangkau juga gak mas?

    ReplyDelete
  83. Değerli paylaşım için teşekkürler. durian meyvesini ilk kez görüyorum. :)

    ReplyDelete
  84. Mais um lugar super interessante, que foi um verdadeiro privilégio, poder conhecer através das suas formidáveis imagens, e descrição do mesmo!
    Estou adorando descobrir tanto da Indonésia, por aqui! Um grande abraço!
    Ana

    ReplyDelete
  85. Macera dolu bir yolculuk olmuş :) Başta utangaçlık yaşamışsınız, yanlış tabela yanlış yöne götürmüş sanırım :))
    İyi gezmeler :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Intip Begini Instagenicnya Warung Layar Sentuh 2.0 Magelang

Ketika awal pertamakali dibuka pada 31 Desember 2020 silam, nama Warung Layar Sentuh 2.0 saat itu mendadak hits ramai dibicarakan oleh banyak kalangan dan para milenials kawula muda sebagai pilihan baru lokasi nongki  [nongkrong kekinian] yang ada di Magelang. Bukan saja karena namanya terkesan unik, layar sentuh dan namanya terkesan sedikit berbeda dengan nama-nama kafe lain pada umumnya karena adanya penambahan bilangan angka 2.0 dibelakangnya, tetapi kafe, tepatnya Warung Layar Sentuh ini berkonsep bersantap hidangan berada di tengah hamparan perkebunan ladang tebu dan persawahan bernuansa alam pedesaan dikitari oleh indahnya pemandangan gunung yang mengelilinginya.  Area luasnya terbagi dua pilihan  indoor  dan  outdoor  berdinding kaca tempat makan Warung Layar Sentuh 2.0 yang buka setiap harinya mulai dari jam 07. 00 pagi hingga mendekati tengah malam jam 23. 00 tersebut dilengkapi dengan dekorasi cantik dan penataan ruang bergaya vintage  dan bohemian  yang tampak instagenic ,

Candi Selogriyo Terpencil Menyendiri di Hutan Windusari

Terletak di lereng kaki Gunung Sumbing dengan panorama alam yang menawan dan udara yang sejuk, tepatnya di Dukuh Campurrejo, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang terdapat sebuah situs purbakala Candi Selogriyo. Persisnya letak candi kuno bercorak Hindu Candi Selogriyo yang telah berusia ribuan tahun silam terpencil menyendiri jauh dari pemukiman penduduk dan berada di lereng bukit kecil ini terletak di hutan Windusari, diantara kumpulan tiga bukit : Bukit Gili, Bukit Condong dan Bukit Giyanti.  Letak Candi Selogriyo sekitar 13,1 Kilometer aku tempuh dari pusat Kota Magelang dengan estimasi waktu tempuh sekitar 33 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi melalui rute Bandongan. Sekarang ini hutan tempat keberadaan Candi Selogriyo telah ditetapkan sebagai hutan wisata alam Windusari sejak tahun 2019 silam, seiring waktu selesainya pemugaran candi terakhir dilakukan.  Sejak hutan Windusari ditetapkan sebagai hutan wisata, area sekitar candi Selogriyo pun dipercan

Kampung Ulam Ngrajek - Tempat Makan Bernuansa Etnik Jawa

Kalian bingung memilih tempat makan selepas jalan - jalan mengelilingi kawasan wisata candi Borobudur, atau juga bingung menentukan tempat makan berkonsep tematik buat dijadikan lokasi ngumpul asyik bareng teman - teman, dan juga tentu saja lokasinya keren untuk fefotoan ?.  Kampung Ulam Ngrajek tempat makan dengan suasana tradional Jawa Tengah yang unik dan artsy  yang kudatangi ini mungkin nantinya bisa juga jadi rekomendasi tujuan liburan untuk kalian.  Mengusung tema tradisional dan artistik, Kampung Ulam Ngrajek dengan luas areanya terdiri dari tiga bangunan Limasan berukuran besar berhiaskan beberapa lampu gantung antik terlihat mewah, dan terdapat tiga bangunan Joglo rumah tradional Jawa tempo dulu yang mengingatkanku tentang suasana pedesaan tempat rumah nenek buyutku dulu tinggal.  Terletak berada di tepi jalan dan dikitari oleh hamparan lahan persawahan, udara disana tetap terasa sejuk meskipun keseluruhan ruang Limasan dan Joglo di Kampung Ulam Ngrajek tidak ber-AC karena se