Skip to main content

Mencicipi Nampolnya Rasa Wedang Ronde Pak Kito

Ketika kami tiba di Parakan, kota yang terletak berada di lembah Gunung Sindoro - Gunung Sumbing, dalam perjalanan pulang setelah liburan dari dataran tinggi Dieng terasa kurang lengkap rasanya jika kami tak melaksanakan rencana yang telah kami atur sebelumnya untuk mampir mencicipi kuliner wedang ronde. 

Kuliner tradisional minuman berkuah jahe yang bermanfaat baik untuk kesehatan dan menghangatkan tubuh ini cukup mudah ditemui di beberapa kota di Pulau Jawa, juga wedang ronde cukup mudah ditemui tersebar dijajakan di sudut Kota Parakan yang memang memiliki temperatur udara cukup sejuk. 

Salah satunya warung ronde di Parakan yang memiliki cita rasa pas adalah wedang ronde pak Kito. 

Kedatangan kami mampir mencicipi wedang ronde di warung ronde pak Kito atas rekomendasi kuliner dari adikku Ida dan keluarganya yang telah beberapakali sebelumnya mampir njajan ngiras  [Bahasa Jawa : menyantap di tempat] wedang ronde disana. 

Rasa racikan kuah manisnya wedang jahe pak Kito memang terasa pas berpadu dengan hangatnya rasa jahe.

Seperti biasanya wedang jahe dilengkapi dengan adanya tambahan pelengkap adonan berbentuk bulat kenyal putih terbuat dari beras ketan sebesar ukuran kelereng dengan isian tumbukan kacang tanah cincang dengan rasa manis. 


"mencicipi nampolnya rasa wedang ronde pak kito"


Wedang ronde sebenarnya bukanlah minuman tradisional khas Indonesia, namun wedang ronde berasal dari negara China. 

Nama asli minuman yang diperkenalkan di Indonesia sejak beberapa ratus tahun silam oleh para pedagang pendatang dari negara China tersebut bukanlah bernama wedang ronde, tetapi namanya Tangyuan. 


Namun berdasarkan literatur kuliner dan cerita turun temurun dari nenek dan kakek buyutku dari pihak mama yang asli berasal dari negara China, Tangyuan yang kemudian di Indonesia sekarang ini dikenal dengan nama wedang ronde tersebut hanyalah berupa minuman air hangat dan memiliki rasa manis lengkap disajikan dengan adanya bulatan putih berisikan kacang tanah cincang, namun kuahnya tanpa penggunaan rempah-rempah jahe. 


Oh, soooooo ..., , tadi kusebutkan diatas jika silsilah keluarga nenek buyut dari pihak mamaku berasal dari negara China, jangan lantas ..., coba-coba kalian berani ... ha ha ha ..., tanyai aku dengan bahasa Mandarin, ya 😆. 

Sama sekali  aku ngga paham bahasa Mandarin, benar benar aku ini seorang buyut yang memalukan , ya🤭

Meski keturunan Chinnesse, aku ngertinya tuh cuma beberapa kata Mandarin kayak 'Wo Ai Ni, Ni ai Wo', 'Ni Hao Ma' ..., kosa kata Mandarin lainnya haduh wadidaaw ..., sungguh sungguh Pu Ce Tau [ngga tau], ha ha ha 😂🤭. 


Kemudian oleh masyarakat Indonesia pada masa itu, Tangyuan dimasak dilengkapi  dengan penggunaan rempah jahe untuk penambah dan penguat cita rasa. 

Dan hingga sekarang, rasa jahe yang pedas khas hampir bisa dipastikan selalu digunakan untuk racikan wedang ronde. 

Wedang ronde biasanya dibuat dengan campuran jenis kacang kacangan, umumnya kacang tanah, dan ada juga yang menggunakan kacang mede untuk isian bulatan kenyal pelengkap. 


Demikian juga, cita rasa wedang ronde pak Kito yang menebarkan semerbak aroma wangi khas jahe saat dihidangkan di meja di depan kami dan saat kuah panasnya diseruput terasa pedas hangat ..., hmmm nampol [enak, pas banget]. 


"mencicipi nampolnya rasa wedang ronde pak kito"


Tapi jangan membayangkan dagangan wedang ronde pak Kito menempati berada di suatu kedai kekinian dengan penataan ruang adanya pernak pernik unyu, yang kata orang jaman now disebutnya instagramable, tjakep buat spot fefotoan begitu, ya. 


"mencicipi nampolnya rasa wedang ronde pak kito"


Gerobak dagangan warung wedang ronde pak Kito dengan perlengkapan meja dan kursi sederhana hanya menempati di emperan toko di halaman depan salah satu toko di Kota Parakan, itupun setelah toko tersebut tutup jam 16. 00 sore, barulah lahan tersebut digunakan oleh pak Kito menjajakan wedang rondenya hingga jam 22. 00 malam. 


"mencicipi nampolnya rasa wedang ronde pak kito"


Alamat warung ronde pak Kito persisnya  berada di halaman depan toko Febtani Jalan Pahlawan No. 7, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 

Terletak sekitar  100 meter dari RS. Ngesti Waluyo Parakan. 


Berdasarkan pengalaman kuliner wedang ronde yang pernah kucicipi di beberapa kota, wedang ronde biasanya disajikan dengan beberapa bahan tambahan sebagai pelengkap seperti : emping goreng, agar agar dan potongan kecil roti tawar yang disajikan sekaligus dalam satu mangkuk bersama kuahnya.

Penyajian wedang ronde pak Kito sedikit berbeda penyajiannya dengan beberapa warung wedang ronde lainnya. 

Biasanya bahan pelengkap seperti emping disajikan sekaligus bersamaan di dalam semangkuk kuah panas wedang ronde.

Tetapi tidak demikian di warung ronde pak Kito, untuk satu porsi mangkuk wedang ronde yang dibanderol dengan harga 8 ribu rupiah ini penyajiannya bahan pelengkap emping goreng dan kacang tanah goreng dipisah tersendiri dalam wadah kantung plastik kecil. 


"mencicipi nampolnya rasa wedang ronde pak kito"


Sepertinya penyajian berbeda tersebut memang disengaja dibuat demikian untuk memberikan kesempatan pembeli menikmati hidangan wedang ronde dengan memasukkan sedikit demi sedikit bahan pelengkap ke dalam mangkuk kuahnya. Emping goreng dan kacang goreng jadi lebih terasa crunchy, renyah saat dikunyah karena tak terendam lama di kuah wedang ronde.

Karena kuanggap unik penyajiannya dibuat terpisah antara semangkuk kuah panas wedang ronde dan bahan pelengkapnya, segera kuambil gambar seporsi wedang ronde pak Kito. 


Kemudian setelah kufoto dengan kebanyakan gaya ..., lama lama keburu dingin tuh wedang ronde didiemin, euy, selanjutnya bahan pelengkap kacang tanah bawang goreng dan emping plastiknya kubuka dan ..., segera aku tuang ke dalam mangkuk kuah wedang ronde. 

Huwaaah ..., ternyata ketika setelah kumasukkan semuanya bersamaan, kacang tanah dan emping memenuhi mangkuk kuah panasnya ..., terlihat terapung apung manjah menggoda selera.


"mencicipi nampolnya rasa wedang ronde pak kito"


Mangkuk wedang ronde seketika terlihat jadi penuh dan kuahnya mbludak tumpah mbleber keluar dari mangkuk dan cepat cepat segera kuminum ..., hmmm ..., nampol. 

Ternyata ada kelebihannya, terutama tentang rasa bahan pelengkap emping dan kacang tanah bawang goreng disajikan dibuat terpisah, tak langsung disajikan di dalam kuah panas wedang ronde  ..., sepertinya pak Kito jeli melihat peluang ini .., wedang ronde racikannya terasa lebih nikmat ketika bahan pelengkap emping goreng dan kacang tanah bawang goreng  disantap saat masih keras, belum menjadi lunak terendam lama di kuah panas wedang ronde. 

Comments

  1. C'est original comme boisson, je n'avais jamais vu.
    Ca doit réchauffer.
    Bonne journée

    ReplyDelete
    Replies
    1. Je suis heureux que grâce à cette entrée, je puisse vous présenter la boisson Tangyuan «wedang ronde» que vous n'avez jamais vue.
      Merci pour votre appréciation, mon ami.
      Bonne journée à vous aussi.

      Delete
  2. Eres un gran viajero y todo lo que nos compartes es una preciosidad . Disfruta de todo ello . Un fuerte abrazo amigo lejano ajajaj.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, muchas gracias por el apodo que me diste para servir ..., me siento tanto halagado como avergonzado. 😆🤭.
      Te mando un abrazo lejos de aqui.

      Delete
  3. Ne güzel gezmişsiniz.Türkiye'den selamlar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Teşekkürler için teşekkür ederim Türkiye'deki arkadaşım. Endonezya'dan benden selamlar 🤗.

      Delete
  4. ow akhirnya terjawab sudah pertanyaan di kepalaku selama ini, soalnya mba nisa annisa sakih sering manggil mas him dengan sebutan ko...lha ternyata mas him emang keturunan chinese asli ya xixixiix...punten mas him aku baru tau alias ngertos wkwkkwkw...kirain jawi asli...

    btw aku baru tau arti jajan makan di tempat itu nggiras...terus ronde yang asli china disebute tangyuan...tapi ronde yang biasa kumakan kok belom pernah menangi dimakan sama emping ya? aku biasane sih antarane kacang tanah, kolang kaling, roti dan indil indilnya yang biasanya kombinasi pink putih...dan urusan makannya...justru lebih autentik yang kede pikulan atau gerobakan ngene iki mas him...ketimbang kafe instagramable aku lebih suka yang model dimakan seperti ini...:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha..., ojo marai ngguyu nopo komentarnya koyo ngono, kaaak 😆.
      Kayak kak Mbul, nyaris sebagian besar teman-temenku dunia nyata taunya juga aku tuh wong Jowo tulen, ora ngerti kalo aku campuran Jawa-Chinnese.
      Soale genetika Jowo dari silsilah papaku lebih dominan hehehe 😁.

      Iya, kak tiap kota di daerah di pulau Jawa penyajian dan isiannya wedang rondenya memang beda-beda.
      Bulatannya ada yang warna-warni kliatan genit unyu, ada juga polosan putih.

      Oh, iya rasa wedang ronde dikasih emping goreng jadi unik rasanya loh, kak.
      Soale njuk ada rasa pahit getir dari emping ngeblend sama pedesnya kuah jahe gitu.
      'Pan kapan moga kak Mbul bisa nemu dagangan wedang ronde sing ono emping'e yow .., ben iso nyicipin rasane 😊.

      Delete
  5. bang, kayaknya kalau kata-kata mandarin 'Wo Ai Ni, Ni ai Wo', 'Ni Hao Ma, saya juga tahu deh wkwwkwk......
    :D :D
    btw apa beda minuman wedang ronde dan rondo royal bang ya?
    :>)
    :>)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwkkk .., ternyata kamu tuh hafal dan fasih juga gunain kosa kata bahasa Mandarin 😄.

      Bedanya,
      Rondo royal itu gorengan tape, tapi kalo wedang ronde itu minuman.
      Ayook traktir beliin aku rondo royal sebakul .., hahaha .. , kan udah berhasil disuruh ngejawab pertanyaan kamu nih 😂

      Delete
    2. kalau bahas rondo kayaknya semangat langsung ini, bahkan sama bakulnya mau dibeli... wkwkwwk,, :D :D

      Delete
  6. Saya awalnya ngiler lihat rondenya walaupun belom pernah sekalipun nyobain, tapi penasaran. Tapi kenapa dicampur sama emping ya? Masukkah?
    Dan saya gak suka makan emping 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayook pan kapan dicobain ngewedang ronde ada imbuhan emping gorengnya, maas ..., ntar setelahnya baru tau rasanya, buuung ..., hahahaha 😆.

      Dijamin rasanya lebih maknyuZ Nampol ..., kerasa ada rasa pahit-pahitnya dikit dari empingnya gitu, mas 😋

      Delete
  7. Tangyuan looks so good with all the nuts :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. That's right, Tangyuan which in Indonesia is the name Wedang Ronde, feels better, it feels like there are additional peanuts, especially chips ..., the taste is a unique combination 😋

      Delete
  8. Hola Himawan. El jengibre lo utilizo con bastante frecuencia porque proporciona a los platos un sabor muy rico. También lo suelo utilizar en infusión y reconozco que su sabor y olor es fantástico.
    Pero de esta forma no lo he probado aunque no dudo de que en sopa con arroz y los cacahuetes debe estar delicioso.
    Muy curioso el puesto ambulante.
    Espero que sigas disfrutando de tus viajes.
    Un abrazo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola también amigo Juan.
      Estoy muy feliz de presentarles esta bebida de jengibre también para que puedan cocinarla después de hacerla para una entrada en su blog.
      Como dijiste, el jengibre tiene muchos beneficios para la salud. El aroma es muy característico.
      Tenga un buen día también.
      Un abrazo.

      Delete
  9. Oh this does look (and sound) absolutely delicious! I really like the idea of those donuts and the warmth of ginger.
    I would love to try this.😊😊

    Have a great day, my dear friend Himawan 🙏🙏

    A Hug.

    ReplyDelete
    Replies
    1. I am sure you will love this ginger drink after you taste the taste, good friend YGraine 😊.
      Moreover, ginger is able to warm the body and make it healthy.

      Have a wonderful day.
      A hug 🤗

      Delete
  10. aku ngertinya angpau, bakpau.. wkwkwk.. itu kenapa dari Tangyuan bisa jadi wedang ronde ya? jauh bener gitu gak ada kata serapannya sama sekali..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bhuawa ..kakawwkk .., selain angpau, bakpao ..ada juga kwetiau, bakmoy ..., itu ku juga hafal 😂.

      Coba yuk ..tanya ke rumput yang bergoyang-goyang dihembus angin semilir .. kenapa namanya jadi berubah jauh gitu, yaa .. 🌿🤔
      Kayak-kayaknya nih ...,lidah wong Jowo awalnya dulu kan sulit belibet ngucapin bahasa Mandarin ,eeeh .. jadilah Tangyuan berubah nama jadi Wedang Ronde 😁

      Delete
    2. wkwkwk aku coba ngomong tangyuan sampe belibet tetap aja gak sampe ke wedang, Mas.. Hahahaha

      Delete
    3. Wwkkk .., yok akh latihan ngomong pakai bahasa Mandarin 😆.
      Biar kita fasih cas cis cuuus ngobrol pakai bahasanya mister Ansy Lau 😄

      Delete
  11. Halo himawan
    Oh wow aku suka sup jahe, ibuku tahu cara membuatnya saat musim dingin tiba. Di minuman saya belum mencobanya, mungkin saya akan mencarinya, saya ingin tahu seperti apa rasanya. Sungguh perjalanan yang indah, saya suka perjalanan virtual Anda.
    Sebuah pelukan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mi amiga Yessy!.

      Saya senang sekali mengetahui anda dan keluarga menyukai dan sering membuat sup jahe dirumah.
      Sangat kebetulan saya mengenalkan minuman Tangyuan atau Wedang Ronde di entri ini yang dapat anda meminta ibu anda untuk membuatnya.
      Semoga berhasil membuatnya 😊.

      Muchas gracias por tu agradecimiento, amiga Yessy.
      Sebuah pelukan 🤗

      Delete
  12. Eeh, ternyata Kak Him ada keturunan Chinesenya yaaaa, aku udah menduga dari kemarin-marin tapi nggak yakin gitu, takutnya ternyata orang Manado 😆😆. Berarti harusnya dipanggil Koko Himawan nih 😝😝

    Ngomongin Wedang, aku belum pernah makan, tapi sering lihat. Cuma yang model pakai emping dan kacang tanah seperti ini, aku tuh baru lihat lho. Memang cuma di tempat pak Kito aja yang seperti ini atau di daerah Kak Him semua Wedang disuguhkan seperti ini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ..., nah kan beneeer .., dugaan awal dari Lia nebaknya asalku dari Manado.
      Persis tebakan dari beberapa teman yang baru kukenal.
      Kalau nebaknya ngga dari Manado, juga mereka pada ngertinya asalku dari Sunda kota Bandung 😆.

      Lucunya, teman baru yang baru kukenal di kota ku asalku sendiri, selalu pada keheranan dan bertanya ulang apa iya betulan asalku dari Magelang ..., wwkkk 😅.

      Di kotaku tinggal, juga di kota2 lainnya ngga semua wedang ronde disajikan pakai pelengkap emping goreng, Lia.
      Jadi untung-untungan gitu nemuin pedagang wedang ronde yang ada pelengkap emping gorengnya 😊.

      Delete
    2. Soalnya orang Manado sama Bandung putih-putih juga mirip orang Chinese jadi suka bingung bedainnya wkwk.

      Justru teman-teman yang satu daerah malah bingung ya 🤣 jadi kebolak-balik wkwk, sebab Kak Him termasuk kelihatan Chinesenya cuma karena bahasa Jawanya lancar juga jadi orang kagok (mungkin) 🤭

      Akupun baru pertama lihat wedang ronde pakai emping. Unik ya Kak. Selain emping, adanya bawang goreng bikin penasaran gimana perpaduan rasanya 🤔

      Delete
    3. Iya, bener Lia.
      Tampilan fisik antara orang Manado dan Chinnesse itu 11-12.
      Tapi, hahaha ..., aslinya kulitku tuhngga putih, loh 😅.
      Kultku lebih cenderung kocokelatan mengikuti gen papaku yang keturunan Jawa asli, udah gitu ditambah puls hobiku yang sukanya ngebolang di luaran rumah, jadilah kulitku paling terlihat gelap diantara kami kakak adik berempat 😊, sampai-sampai aku dipanggil sebutan 'si gosong' , wwwkk 😂!.

      Wah, ntar kalau Lia main ke kota-kota di sekitaran Jawa Tengah, kudu nyobain nih wedang ronde yang ada emping dan kacang bawangnya ..., dan moga bisa ketemu penjual wedang rinde semacam pak Kito ini.
      Rasanya ..., bener unik dan nampol, hehe 😁

      Delete
  13. Jadi kangen Jogja aku Mas kalo liat wedang ronde. Soalnya pertama kali nyicipnya itu di sana dan wedang ronde juga kuliner yang pertama kucicipin saat di Joga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah . , fix ku yakin wedang ronde ini pasti jadi sangat berkesan buat mas Rudi!.
      Waktu itu ngewedang rondenya ada pelengkap apa, mas ?.

      Seingatku, biasanya wedang ronde di Jogja sana pelengkapnya ada agar-agar kotak warna pink dan putih bening gitu, plus kacang tanah gorengnya.

      Delete
  14. It seems to be very delicious.
    Greetings and all the best

    ReplyDelete
    Replies
    1. I am sure that after one day you have the opportunity to taste the taste of this drink, you will immediately like it.

      Have a nice week
      All the best

      Delete
  15. donesio
    Riquisimo, amigo Himawan. Me encanta este sabor y delicia culinaria china tan diseminada en tu tierra. Amo el jengibre, el arroz y los cacahuetes, de hecho como arroz cinco días por semana promedio, y a diario bebo jengibre como té o infusión fría para calmar la sed con menta y limón. Los cacahuetes son aquí mi entremés favorito previo a las comidas y se usan en varios platos también...

    Abrazo grande, amigo.

    Mantap sobat Himawan. Saya suka cita rasa kuliner Cina ini dan kenikmatannya begitu tersebar luas di negeri Anda. Saya suka jahe, nasi dan kacang, sebenarnya saya makan nasi rata-rata lima hari seminggu, dan setiap hari minum jahe sebagai teh atau infus dingin untuk memuaskan dahaga saya dengan mint dan lemon. Kacang adalah makanan pembuka pra-makan favorit saya di sini dan digunakan dalam berbagai hidangan juga ...

    Pelukan erat, teman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terinakasih sobat Carlos 🙏.
      Saya takjub mengetahui kesukaan anda menyukai hidangan dari Asia dan yang lebih cukup membuat saya terkejut dengan keseharian anda mengkonsumsi nasi, tidak mengkonsumsi kentang seperti rata-rata yang dikonsumsi oleh warga Amerika .
      Senang rasanya saya, entri ini juga mengingatkan camilan kacang kesukaan anda 😊.

      Pelukan erat.

      Delete
  16. I would gladly try it. I like ginger, and trying new things.

    ReplyDelete
    Replies
    1. I'm happy to know that you will try to make a drink originating from China and then named Wedang Rinde.
      I hope you succeed in making it, friend.

      Delete
  17. Una buena alimentación para poder seguir tu ritmo de viajes y salidas.
    Salu2, Himawan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Isso mesmo, Dyhego.
      Esta bebida também é uma boa bebida para aliviar as náuseas e o cansaço após uma longa viagem, graças ao uso de especiarias de gengibre.
      Saudações de amizade.

      Delete
  18. Seguro que el idioma mandarín en la familia se perdió por el camino, la cocina es mas fácil que siga. En España han ido quedando platos de todas culturas que pasaron por aquí.

    Saludos.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Es decir, lamentablemente desde que éramos pequeños no nos enseñaron mandarín continuamente, por lo que no entendíamos.
      Es muy interesante saber que en España hay cruces culinarios de muchos países, me gustaría saber más.
      Saludos

      Delete
  19. ea,..vood blogger kita mas Hima tengah mereview makanan guys,...he-he, tempatnya asik nih mas buat nongkrong, sederhana dan harga wedang rondenya juga bersahabat dengan isi kantong,..kalau lagi musim hujan cocok nih mampir kesini, badan dinginpun jadi hangat kembali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih ..aku kok lantas kebayang gaya ngomongnya ko Kuan Yu bacain narasi di chanel yutubnya eaaa .. 😄
      Aku bukan spesialis foodblogger ko, ko.
      Kalo ko Yu iya tuh .., bahkan udah ada yang tampil sliweran mondar mandir di videonya, euy 🤩

      Delete
    2. ah mas Hima bisa aja nih, tapi kalau mas Hima jadi foodblogger juga cocok mas, he-he

      Delete
    3. Akh Macacih 🤭.
      Kalo aku jadi food yutuber kayak ko Kuan Yu takutnya hmm ..., aku malah kebablasan bikin narasinya ngomongnya kritis ngomentari ini itu kekurangnnyya rasa masakannya, ko .., , haha ...

      Delete
  20. Me encanta el mani y parece que la sopa es muy rica. Disfrútala me gusto saber un poco más sobre ti y tu familia. Te mando un beso

    ReplyDelete
    Replies
    1. Estoy muy feliz de saber que a ti también te gustan los bocadillos de maní, y espero que algún día puedas encontrar un vendedor de esta bebida o intentar hacerla en casa también.
      Gracias por tu agradecimiento y saludos de mi familia para ti. Saludos beso amistad

      Delete
  21. wah, asiik kayaknya... simple dan enjoy menikmatinya.

    Siip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayook perkenalkan juga wedang ronde atau tangyuan ini di Amerika sana, mr. Tanza 😊.

      Delete
  22. You look so engrossed in what you are doing in the first photo - concentrating.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha ha ha ..., your opinion is correct about my facial expression looks full of concentration watching and tasting the taste of the wedang ronde drink 😄

      Delete
  23. amat menyelerakan ...alhamdulillah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups, wedang ronde ini terlihat menyelerakan dan membuat kenyang juga.

      Delete
  24. Supnya terlihat enak. Aku penasaran bagaimana rasanya. Foto-fotonya juga sangat bagus. Terima kasih atas informasinya. Salam dari Turki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih temanku Duygu di Turki.
      Barangkali entri ini menginspirasi anda untuk mencobs membuatnya dirumah, semoga berhasil ya.
      Salam dari saya di Indonesia.

      Delete
  25. Pertama kali nampak dan tahu wedang ronde ni. Unik juga cara makannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan ada waktu datang ke Indonesia, khususnya di Pulau Jawa jangan kelupaan untuk mencicipi rasa wedang ronde ya, kak 😊

      Delete
  26. Nama wedeng ronde untuk tongyuan rupanya.
    Bagus ada elements rangup, manis, kenyal,lembut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kak nama asli minuman ini Tangyuan, kemudian namanya diubah disesuaikan dengan bahasa Jawa.

      Delete
  27. ¡Hola Himawan!

    Una buena gastronomía hacer mejor cualquier viaje y es uno de los alicientes que por ejemplo a mí me mueven para elegir un lugar de destino. El plato que nos presentas hoy se ve delicioso y el jengibre seguro que le otorga un sabor muy especial. Espero que nos muestres más platos típicos y lugares donde comer en Indonesia.

    Un fuerte abrazo desde España.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola Miguel también.

      Perdóname por la demora en responder a tus comentarios.
      Es muy cierto lo que dices, cierta comida a veces fomenta el deseo de alguien de venir a un lugar. Gracias por tu consejo, entonces intentaré encontrar otros alimentos tradicionales para presentarlos aquí.

      Un gran abrazo desde Indonesia.

      Delete
  28. ternyata wedang ronde ini adalah jogres minuman dari cina sama indonesia ya
    baru tau saya mas hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, mas.
      Senang dapat membagikan info sejarahnya disini.

      Delete
  29. unfortunately, it would be a bit too much for me, and besides, onion nuts and ginger broth do not appeal to me
    greetings

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh never mind, Lili.
      I understand that people's tastes are different, nothing is the same. Likewise appetite.
      Greetings.

      Delete
  30. Sebebini bilmiyorum ama bu yazıda Google translate çalışmıyor.. Hem masaüstü bilgisayarda hemde cep telefonumdan denedim ama ne yazık ki çeviri olmuyor.. Sadece fotoğraflara bakabildim dostum :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, neden dil çevirmeni düğmesinin bilgisayarınızda ve cep telefonu ekranınızda görülemediğini anlamıyorum.
      Umarım bir dahaki sefere çevirmen düğmesini siz görebilirsiniz dostum.

      Delete
  31. Selam yazınız çok güzel olmuş ayrıca fotoğraflarla süsleyip bizimle paylaştığınız için teşekkür ederiz :) Türkiyeden selam :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Merhaba.
      Dil çevirmeninin metni iyi çevirebildiği için mutluyum. Ziyaretiniz ve takdiriniz için çok teşekkür ederim.
      Endonezya'dan benden selamlar sizler için Türkiye 😊🙏

      Delete
  32. Beberapa kali makan eh makan apa minum ya atau mungkin makan sambil minum wedang ronde tapi belum pernah makan atau minum wedang ronde yang di kedai atau di warung cuma yang di angkringan aja dan terakhir kali nyicipin wedang ronde sudah beberapa tahun yang lalu waktu berkunjung ke Purwokerto.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu waktu bujangan aku juga kadang mencicipi wedang ronde kalo pulang kampung mas, tapi sekarang jarang.

      Delete
    2. Jarang apa, jarang pulang kampung apa jarang nyicipin wedang ronde, mas?

      Saya beberapa kali ke Tegal tapi belum pernah nyicipin wedang ronde di Tegal.

      Delete
    3. @ Hermansyah ;

      Iya ya, nikmatin wedang ronde ini bisa dikatakan minum sambil makan 😁.
      Haus hilang, lapar juga hilang 😊.
      Kapan mas Hermansyah mo datang lagi ke Purwokerto nih ?, aku juga pengin kesana, ngulang datang ke Baturaden lagi.

      @ Agus :

      Mas Agus sekarang udah pindah domisili ke Afrika ya 🤔 ?

      Delete
    4. Herman, jarang pulang kayak bang Toyib mas.😂

      Hino, bukan ke Afrika tapi di wakanda mas, jarang yang jual wedang ronde disini.😄

      Delete
    5. Entah kapan ke Purwokerto lagi belum ada rongdo yang ngundang ke Purwokerto lagi, mas

      Beberapa kali nyicipin wedang ronde yang paling enak yang di Tawangmangu, apa karena tempatnya yang dingin jadi terasa lebih enak, entahlah.

      Kalau bang Toyib bukan jarang pulang tapi nyasar, mas Agus.. wkwkwk

      Delete
    6. 🙄🙄🙄🙄🙄😳😳😳😳😳😳😳

      Delete
    7. 🙄🙄🙄🙄😱😱😱

      (Kang Satria sekarang kalo komen cuma emot doang, mungkin bibirnya lagi sariawan ngga bisa ngomong.😁)

      Delete
  33. Oh ternyata wedang ronde itu asalnya dari kata tangyuan dari negeri China. Kirain asli dari Jawa mas.

    Eh mas Himawan ngga bisa bahasa China ya, kalo aku tahu sedikit sih, misalnya sering pipis= Ngu Yu Han, nanti dulu= Meng Ko Sek, cari kutu= Pei Ta Nan.😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi...kocag amat aku tau semua artinya wkwkwkwkkw

      Delete
    2. Bhuwahhaha ...

      Bikin Mo Phing San = mau pingsan ngga seeeh ...gegara ngakak baca komentar dari mas Agus 🤣🤣.
      Yang sering Ngu Yu Ham sopooo.kuwi, maass .. wwkk, hayoook rajin2 pake popok 😂

      Delete
    3. 🙄🙄🙄🙄🖕🖕🖕

      Delete
    4. Nah atas saya yang komen pakai emot itu yang Ngu Yu Han, coba cek apakah pakai pempes mas.😁

      Delete
  34. Hola Amigo, me ha gustado mucho tu post. Yo creo que me gustaría tomarlo, pues el jengibre me suele gustar. Yo lo suelo tomar en infusión con un poco de limón y miel, va genial para los resfriados. Feliz día. Un saludo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mi amiga tambien
      stoy muy feliz de haberme inspirado a leer sus comentarios para hacer agua con infusión de jengibre, naranja y limón en una botella.
      Gracias por sus ideas y su agradecimiento por esta entrada. Un abrazo.
      Saludos de amistad.

      Delete
  35. Thank you for sharing.

    New Post - https://www.exclusivebeautydiary.com/2021/05/chanel-n5.html

    ReplyDelete
  36. Aku doyan banget wedang ronde ini mas, dulu pas masih kuliah di solo sering njajan ini di mamang gerobakan dekat jalan masuk kost.
    Suka banget ada kayak mocinya itu, kenyil2 lembut. Ditambah renyah kacang dan pedes jahe.
    Eh tapi ga pke emping sih, tapi pke potongan roti Jojon itu. Agak beda brati yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, kak.
      Senang entri ini menostalgiakan, eh* bener ngga sih istilahnya ditulis begitu ...wwkkk .., kak Anggun dulu sering njajan wedang ronde ketika di Solo.

      Wedang ronde jenis pelengkapnya ngga selalu sama, kak.
      Ntar kapan kalau kak Anggun nemuin wedang ronde yang ada empingnya kayak gini .., pasti rasa wedang rondenya jadi beda rasa dengan yang kak Anggun pernah cobain 😊.
      Susyah terlupakan, haha ..

      Delete
  37. Jadi pengen nyicip wedang ronde, yang ternyata berasal dari Tiongkok. Slamat malam, ananda Himawan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat pagi, bunda Nur ..
      Ngga apa-apa, ya kujawabnya ngga selamat malam tapi selamat pagi.
      Maaf buat keterlambatan waktu membalas komentar.
      Semoga di dekat bunda Nur tinggal ada penjual wedang ronde 😊

      Delete
  38. Wah makin keren aja ini blog, makanannya juga jadi pengen nyicip nih gmna rasanya wedang tiongkok, sukses selalu mas ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih banyak apresiasi darimu mas Nugraha.
      Blognya mas Nugraha juga ngga kalah keren.
      Salam sukses selalu, mas 🙌

      Delete
  39. Boa tarde meu querido amigo. Obrigado pela viagem gastronômica através do seu maravilhoso país.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boa noite meu caro amigo Luiz, peço desculpas pela demora em responder aos comentários devido ao meu intenso trabalho. De nada amigo .. Agradeço também pelo apreço pela gastronomia do meu país.
      A partir daqui, espero que você introduza os vários tipos de gastronomia em seu país.
      Um abraço

      Delete
  40. waduh kang., aku ora kene mangan kacangan., neng kene jenengane banyu laicikang kok., ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loh ..., kok .., Waklat bisa bahasa Jawa 😱 ?
      Memang asalnya dari kota mana sih 🤔 ?.

      Apik kuwi, wwkkk ..jenenge banyu laicikang ..., ku baru denger kali ini namanya 😆

      Delete
  41. This is something I've never tried before. Looks so yummy!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, Radi. This drink is delicious and healthy too.
      Hopefully one day you can taste the delicious taste.

      Delete
  42. Tangyuan looks great! Such a beautiful combination of peanuts. It must be delicious. Endonesian foods look very organic and healthy. Thank you for sharing this post.

    ReplyDelete
    Replies
    1. You are welcome, friend.
      I'm delighted to be able to introduce a type of traditional Indonesian culinary which is the result of this development from Tangyuan originating from China.
      Greetings.

      Delete
  43. Fussion Food ini lah ceritanya dari leluhur kita ya Ko.
    Salah satu yang paling favorit saat cuaca kurang bersahabat. Sayang di lokasi saya tinggal sekarang jarang ada yang jual wedang ronde.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ci Nisa.
      Sebetulnya banyak banget ragam kuliner dari China yang kemudian dimodifikasi rasa dan bumbu Indonesia.
      Dan jadilah citarasa menu yang baru 😊.

      Ci Nisa ngga punya keinginankah usaha jual ronde ?, prospeknya bagus loh karena ngga ada yang jual ronde dilokasi ci Nisa tinggali sekarang ini.

      Delete
  44. Kalau aku udah tau nek Mas Him ada keturunan Chinese (hebat kan?? Cenayang gitu lohh) .. cuma lidahku tak terbiasa dengan panggilan Ko atau Ci.. 🤣🤣 jadi tak pukul rata semua dengan panggilan Mas atau Mba deh. Hahaha.

    Btw kayanya aku pernah deh makan ini wedang Ronde Pak Kito.. soalnya sewaktu dlu jenguk saudara di Ngesti Waluyo. Pernah makan wedang ronde disana juga. Tapi nggk nggeh namanya apa karena memori ini sudah lama terpendam di dalam kepala... 😂😂 dan seingetku rasanya enak.. anget2 pedas gimana gitu.

    Ahh jadi pngen lagi.. di sini ada wedang ronde. Tapi munculnya suka malam2. Dan berhubung di daerahku ini lagi musim puaaaanasssss 🥵 jadi minum wedang ronde lebih gampang berbelok buat mampir beli es teh poci.. wkkw 🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuiih kereen ..., indra keenam-nya mas Bay udah ngasi signal lama nebak tepat cucok meyong kalau aku ada keturunan Chinnesse ..., rruwaar biyasah 🤩

      Kalo lokasinya deket rs. Ngesti Waluyo, fix kuyakin memang betul wedang ronde pak Kito inilah yang juga pernah mas Bay datengin coz satu-satunya warung ronde disana ya cuma itu 😊

      Diperhatiin maksimal tuh mas pedagang ronde malam-malam
      di lokasi mas tinggal kaki pedagangnya napak nginjak tanah ngga tuuuh ..., takutnya hantu 👻Hahaha ..😅

      Delete
    2. Barusan kemarin malam aku beli wedang ronde.. pas banget kan hujan2.. wkkw.

      Syukurlah mamangnya malam itu manusia, bukan demit.. bisa kacau kalau beli wedang ronde dari demit...

      Delete
  45. gw udah menduga sih mas ada keturunan cinanya, karna udah kelihatan dari mukanya :D

    wedang ronde seumur idup gw cuma pernah nyobain sekali waktu kerja di jepara kota daerah gw sendiri, gak seperti yang gw bayangkan, teryata ada bulet buletnya yang awapnya gw pikir bakso, ternyata bukan ya wkwkw :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah selamat sudah menebak dengan benar mas, silahkan ambil sepedanya.😄

      Delete
    2. @ Khanif :

      O, yaa ... ,
      Wah ketebak langsung nih sama mas Khanif 😊.
      Hadiah hasil nebaknya minta dibeliin dua porsi sate blengong sama mas Agus, ya ... wwkk.

      Hahaha, ...ohyaampon ..awal ngertnya dulu bulatan itu bakso yaa 😅!

      Delete
  46. Anda membuat saya nafsu makan. Saya suka masakan oriental.Tapi menurutku rasanya jauh lebih enak denganmu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena anda menyukai hidangan masakan oriental, saya yakin anda akan langsung menyukai rasa minuman ini, teman 😊.
      Suatu hari nanti anda wajib mencicipi rasanya.

      Delete
  47. Wah sama dpng bang saya jg turunan cina tp gak tau bahasa cina hehe,,

    Pasti Pak Kito bangga nihh produknya masuk di blognya ko himawan hihi,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih, ternyata mas Nor juga ada keturunan Chinessenya .., kita samaan, mas 😊.

      Sepertinya pak Kito ngga tau kalau dagangannya kureview karena beliau sengaja ngga kukasi tau, wwkk 😀.
      Yah, itung-itung bantuin mromosiin usahanya 😊

      Delete
    2. Iya koh, tp muka gak ada cina2 nya hihihi..

      Sungguh mulia hatinya ko himawan hihi

      Delete
  48. It looks delicious. Enjoy your meal 😊!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Right, one day you must try the delicious taste 😉

      Delete
  49. Thanks for sharing your food thru your nice photos. It does look delicious. Have a great weekend.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Your welcome, Bill.
      I am happy to be able to introduce the types of traditional drinks that exist in my country.
      Have a nice weekend.

      Delete
  50. Dla mnie połączenie orzeszków ziemnych z imbirem jest wprost niesamowite. Nie spotkałem się nigdy z podobnym daniem. Smak imbiru lubię i chętnie używam jako dodatek do sosów. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. To zbieg okoliczności, że wpis do tego tradycyjnego napoju imbirowego jest Twoim ulubionym, miejmy nadzieję, że zainspiruje Cię do spróbowania go.
      Szczęśliwy weekend.

      Delete
  51. Bardzo ciekawe i na pewno smaczne jedzenie 😊 pozdrawiam 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Zgadza się 😋.
      Miejmy nadzieję, że któregoś dnia zasmakujecie w tym tradycyjnym trunku 😊.
      Szczęśliwy weekend.

      Delete
  52. So great post

    Kisses
    www.pimentadeacucar.com

    ReplyDelete
  53. duh wedang ronde ini meresahkan ya bund di kala dingin gini
    disantap anget emang nikmat

    aku malah bagian favoritku pas makan kacangnya
    asyik gitu mas sensasi cunchy dipadu pedasnya jahe
    kemarin pas nonton vlog TKW di Taiwan ada yang minum Tangyuan
    eh bener kan itu ronde ternyata
    duh malah jadi ngeces ni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti kesukaan mas Ikrom juga, aku juga demen ngunyah kacang dan emping pas nyantap tangyuan alias wedang ronde .., , ada sensasi rasa tersendiri ys.

      Delete
  54. Wedang Ronde...Kalau dijakarta itu sebutannya Sekuteng mas...Bukan Sekutang yaa...🤣🤣🤣 Tapi sedikit beda menu Serta isinya..Dan dijawa juga wedang ronde setiap daerah isi menunya beda2...Bahkan kalau di Surabaya wedang Rondo itu sama kaya dijakarta ada kacang hijau dan pacar chinanya...Cuma jawa tengah saja yang berbeda yaa mas..😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwkwk ..bikin ngakak bacanya sekoteng jadi sekutang ..., tumpeeh dong yeiiii 😂!.

      Ya, mas aku ingat, dulu saat tinggal.lama di Jakarta aku juga sering beli sekotemg yang ada kacang ijo dan pacar cinanya, sayangnya ngga terdokumentasikan.

      Ayok mas Satria bikin entri sekutang, *eh sekoteng 🤭 ..., kutunggu storynya, ya.

      Delete
  55. Menyesal bacanya waktu siang-siang begini, mana lagi puasa, huaaa.... hayo lho kak, saya jadi pengen ronde, hiks.

    Berarti ronde juga seperti kue mochi ya, dibawa para perantau China dan diolah sedemikian rupa agar sesuai dengan selera nusantara. Kalau daerah saya utamanya Jatim wilayah timur jarang wedang ronde, adanya yang sejenis ronde namanya angsle atau amsle. Sama-sama kuah rasa jahe cuma isinya pakai ketan, kacang ijo, roti dan mutiara.

    Ngomongin makanan saat siang-siang begini jadi pengen makan, :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wadoooh ...monmaap, kaaaak ...
      Telah membuat dirimu siang-siang gini jadi terbayang-bayang wedang ronde ..., ,Xixixi 😂🙏

      Sebenarnya beratis tahun lalu banyak sekali jenis makanan di Indonesia yang asal muasalnya dari China, juga dari negara lain, kak.
      Kemudian terjadi akulturasi dan rasa disesuaikan dengan selera orang Indonesia.

      Berarti wedang angsle kalau diperhatikan bahan-bahannya sama dengan minuman sekoteng di Jakarta, kak.
      Perbedaannya, sekoteng ngga pakai ketan.
      Jujur, ku jadi penasaran pengin nyobain rasa wedang angsle 😋

      Delete
  56. Desconhecia a sopa de gengibre! Parece excelente! Esta publicação encheu-me de curiosidade em relação à mesma! Estamos sempre a aprender, não é mesmo?
    Um grande abraço! Feliz fim de semana, e que seja repleto de deliciosos momentos! Tudo de bom!
    Ana

    ReplyDelete
    Replies
    1. De longe espero que você tente fazer essa bebida e funcione. Fico feliz que você tenha um grande entusiasmo para aprender.
      Tenha um bom fim de semana também, Ana.
      Que o seu dia seja repleto de felicidade.
      Saludos..

      Delete
  57. hola
    no soy mucho de este tipo de consomes o sopas, pero no me importaria probarlo
    Besotessssssssss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola Serena también.
      Es muy bueno estar dispuesto a probar varios sabores culinarios de muchos países, con el fin de aumentar la riqueza de conocimientos culinarios 😊.
      Besos.

      Delete
  58. Wah, ronde tuh favorit banget. Eh, ternyata asalnya China. Hehe... Kalau di Malang sini ada ronde dan tahwa. Aku memilih makan tahwa. Padahal ronde juga enak.

    Ah, jadi pengen juga makan ronde di sini, Cuss beli ah besok-besok.

    Semoga ada penerus Pak Kito biar tetap bisa menikmati ronde yang mantap dan enak.

    Kakak, aku pernah ikut ekskul Bahasa Mandarin dan sekarang udah lupa. >,<
    Cuma tau Xie xie.
    Eh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwkkk .., kujadi keingetan apa itu artinya Xie-xie ... 😃.
      Masih mending loh Einid punya kesempatan ngikutin kursus Mandarin, aku sama sekali ngga 🙈.

      Eh hiya, moga setelah Einid ninggalin komentar ini udah ketemu pedagang ronde ..,biar ilang kangen ngewedang rondenya, xixixi 😁

      Delete
  59. ...it's interesting to learn about your foods, they are so different from ours!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Just as you feel, Tom.
      I also find it very interesting to get to know the different types of food you have in your country and from other countries.
      Thank you for your appreciation.

      Delete
  60. Ciekawe to jedzenie, takie zupełnie inne. Pewnie typowe dla tego regionu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Prawidłowe jest oszacowanie, że napój ten jest dostępny tylko na niektórych obszarach, głównie w prowincji Jawa Tengah. Pozdrowienia.

      Delete
  61. I would like to taste a bowl of that hot soup with peanuts and chips. It looks delicious! That typical Indonesian meal gives you energy, considering you are a great walker, Himawan :-)

    Have a nice weekend!

    ReplyDelete
    Replies
    1. From a far, i pray that someday you will find a cafe or restaurant that serves this drink, Giorgio.
      Or maybe you want to experiment with trying to make it yourself at home.
      That's right, you say, this drink can contribute energy because ginger is also good for muscle health.

      Have a wonderful week!

      Delete
  62. que bien te lo pasas siempre, me encantan tus post

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, muchas gracias por tu agradecimiento.
      Te deseo mucha felicidad.

      Delete
  63. Se ve estupendo y si da energía te va muy bien, eres buen caminante. Gracias por compartir
    Buen domingo Himawan. Cuídate.
    Un abrazo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muchas gracias a todos, Laura. Perdóneme la demora en responder a los comentarios. Allí también cuida tu salud.
      Te deseo mucha felicidad.
      Un abrazo.

      Delete
  64. Tus viajes me dan una envidia sana por supuesto. Gracias por compartirlos.

    Saluditos.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, discúlpame amiga Conchi.
      Estoy seguro de que en un futuro próximo también podrá viajar con frecuencia a muchos lugares interesantes.
      ¡Anímate mi amiga 😊!

      Delete
  65. Your country seems so beautiful and full of wonders

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks for your opinion about my country, friend.
      Your country is beautiful too.

      Delete
  66. La gastronomía entra siempre dentro de los viajes, siempre hay que probar los platos típicos de los lugares que su visitan.
    Un saludo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Así es, y trataré de presentar los alimentos locales a los que voy. Tu idea es muy buena.
      Gracias por tus ideas y apoyo.
      Un abrazo.

      Delete
  67. Hola amigo Himawan. Espero poder probarlo un dia despues de tanta información :)
    Un fuerte abrazo desde Francia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola también mi amigo Eric en Francia.
      Si algún día vienes a la provincia de Java Central, te compraré un cuenco o más para que pruebes esta bebida wedang ronde.
      Ojalá algún día se convierta en realidad.
      Saludos desde Indonesia, un gran abrazo.

      Delete
  68. Hai ya, Dari awal aku udah tau kalo mas him adalah koko hihiiiii.....
    Yang mau aku tanya; Hokkian, apa Khek? 😊Yencing khecien.... tuipuchi 😃

    BTW, aku wkt ke Purworejo jg suka makan wedang ronde.. enaknya klo pas cuaca lagi dingin... klo di Bandung namanya sekoteng. Mirip ma Jkt yg mas Satria bilang...




    ReplyDelete
    Replies
    1. Wwkkk ..., aku jadi ngakak ada tulisan 'Hai ya' ..., auto jadi bikin kebayang dialog di film Mandarin, kak 😅.

      Mamaku dari suku Hokkian.
      By the way ..., kok kak Ike tau betul ada suku Hokkian & Khek, dan juga ..., apa sih itu artinya 'Yencing khecien.... tuipuchi' ...,hahahaa .. aku ngga tau artinya apa itu, kaaak 😂. Ayoook .. please sebutin artinya apaan 😄.
      Kak Ike juga ada keturunan Chinnesse kah 🤔 ?.

      Eh hai yaa [hahaha 😄], di Purworejo banyak juga penjual wedang ronde .., aku pernah lihat juga dikota itu bener banyak yang jual wedang ronde yang kalau di Jakarta & Bandung disebutnya sekoteng 😊.

      Delete
    2. Yencing khecien (keliatan dari mata😊)
      Tuipuchi (maap...)
      Aku jg keturunan Chungkuo ren (org Chinesse Hokkian).

      Iya bener, mas Him, di purworejo juga jualan wedang ronde. Orang rumah juga suka bikin wedang jahe tok...

      Delete
    3. Ooh, Yenching Khecien itu artinya kelihatan dari bentuk matanya 😀.
      Keren nih kak Ike menguasai banyak kosakata bahasa Mandarin 👍.

      Berarti kita samaan berasal dari suku Hokkien, kak.
      Meski papaku keturuan Jawa asli, kami diberi nama marga atau zhe [eh benar ngga sih nulisnya begitu ?, Wwwkkk 😆] sebagai pengingat bahwa keluarga kami ada gen Chinnessenya.
      Margaku Tan.
      Kalau kak Ike marganya apa ?, kalau boleh tau loh ...😁.

      Mantaap .., ternyata keluarga kak Ike pinter bikin wedang ronde 👌.

      Delete
  69. Gosto muito da culinária da Indonésia, principalmente carne de porco com molho de ostra. Gostei do espaço! Parabéns! Abraço cordial. Laerte.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Parece-me ótimo saber que você adora comida indonésia.
      Também quero muito saber o tipo de cozinha do seu país, a portuguesa.
      Envio um abraço amigável a você, amigo.

      Delete
  70. Wedang ronde itu favoritku lho ... ketimbang wedang angsle aku lebih milih wedang ronde... 👍😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, iya tow ..., suka juga wedang ronde 🍵.
      Isiannya lebih lengkap daripada wedang angsle atau gimana 😊?

      Delete
  71. aku juga pu ce tau kak hahahahaha
    meskipun dulu ikut les mandarin, karena lama ga dibuka buka lagi, ya lupalupa lagi
    tempatnya sederhana, adem dan bangunan unfinished gitu cakep kalau dijadiin bekgron foto kak

    emang paling pas kalau pas malem malem dingin gitu minum ronde, kalau ada 2 pilihan antara ronde dan angsle, aku pilih angsle

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaha .., setdaknya ada beberapa kosa kata yang masih hafal kan, kak 😆 ?.
      Aku ini loh istilah uang bahasa Chinnesse aja masih binguuung ..., makanya kalau pas ke toko yang pemiliknya orang keturunan aku suka gelagapan bengong waktu dia nyebutin harga 🤭.
      Kak Ainun hafal harga bahasa Mandarin ngga 😁 ?.

      Jujur, aku antara lupa-lupa inget udah pernah belum nyobain angsle yang bikin kak Ainun lebih suka daripada wedang ronde 😊.

      Delete
    2. hahaha bahasa Mandarin harga lupa pol wes kak, dulu kok rasanya "pinter" waktu les, minimal nyebutin angka angka atau cara pengucapan mata uang

      angsle ini manis manis anget kak, baideweiii cuaca ga tentu kayak malam ini kayaknya cocok nikmati ronde ya

      Delete
  72. Amo el mani, es delicioso!
    Muchos saludos, querido amigo
    Feliz domingo
    ♥ . .))(
    ♫ .(ړײ) ♫.
    ♥ .«▓» ♥.
    ♫ ..╝╚.. ♫

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sí, mi amia Hada sabe buenos frutos secos y también es mi bocadillo favorito. Actividades felices el primer día de la semana, ojalá la felicidad nos acompañe a todos.

      Delete
  73. I've never tried anything like it. Interesting what additional ingredients can be added

    ReplyDelete
    Replies
    1. I hope that from far away you can find a wedang ronde seller and you can taste its delicious taste.

      Delete
  74. Minuman favoritkuuuuu :D. Slalu suka minum wedang ronde apalagi kalo ke tempat yg memang dingin :D. Coba yaaaa minuman begini di jual di Eropa atoJepang pas winter gitu. Pasti laku hahahaha

    Eh tapi aku blm Nemu wedang ronde yg pake emping mas. Biasanya kacang sih, ATO potongan roti. Baru tahu nih ada yg pake emping

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha .., cobain kak Fanny bikin usaha warung ronde di Jepang atau Eropa sana, kaak .., siapa tau jadi incaran pembeli, lariz manis😄.

      Nah, ronde yang ada empingnya kayak di dagangan ronde pak Kito ini yang rada sulit nyarinya, kak.
      Emping yang digunain pun jenis khusus.

      Delete
  75. Baru tau saya kalau wedang ronde asalnya dari daratan china. Wkwkw. Serius asik betul ini Alkutukrasi nya. Sama kaya bajo koko kali ya? Katanya juga darih china

    ReplyDelete
  76. jd ngebayangin, penasaran rasanya seperti apa ya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Intip Begini Instagenicnya Warung Layar Sentuh 2.0 Magelang

Ketika awal pertamakali dibuka pada 31 Desember 2020 silam, nama Warung Layar Sentuh 2.0 saat itu mendadak hits ramai dibicarakan oleh banyak kalangan dan para milenials kawula muda sebagai pilihan baru lokasi nongki  [nongkrong kekinian] yang ada di Magelang. Bukan saja karena namanya terkesan unik, layar sentuh dan namanya terkesan sedikit berbeda dengan nama-nama kafe lain pada umumnya karena adanya penambahan bilangan angka 2.0 dibelakangnya, tetapi kafe, tepatnya Warung Layar Sentuh ini berkonsep bersantap hidangan berada di tengah hamparan perkebunan ladang tebu dan persawahan bernuansa alam pedesaan dikitari oleh indahnya pemandangan gunung yang mengelilinginya.  Area luasnya terbagi dua pilihan  indoor  dan  outdoor  berdinding kaca tempat makan Warung Layar Sentuh 2.0 yang buka setiap harinya mulai dari jam 07. 00 pagi hingga mendekati tengah malam jam 23. 00 tersebut dilengkapi dengan dekorasi cantik dan penataan ruang bergaya vintage  dan bohemian  yang tampak instagenic ,

Kampung Ulam Ngrajek - Tempat Makan Bernuansa Etnik Jawa

Kalian bingung memilih tempat makan selepas jalan - jalan mengelilingi kawasan wisata candi Borobudur, atau juga bingung menentukan tempat makan berkonsep tematik buat dijadikan lokasi ngumpul asyik bareng teman - teman, dan juga tentu saja lokasinya keren untuk fefotoan ?.  Kampung Ulam Ngrajek tempat makan dengan suasana tradional Jawa Tengah yang unik dan artsy  yang kudatangi ini mungkin nantinya bisa juga jadi rekomendasi tujuan liburan untuk kalian.  Mengusung tema tradisional dan artistik, Kampung Ulam Ngrajek dengan luas areanya terdiri dari tiga bangunan Limasan berukuran besar berhiaskan beberapa lampu gantung antik terlihat mewah, dan terdapat tiga bangunan Joglo rumah tradional Jawa tempo dulu yang mengingatkanku tentang suasana pedesaan tempat rumah nenek buyutku dulu tinggal.  Terletak berada di tepi jalan dan dikitari oleh hamparan lahan persawahan, udara disana tetap terasa sejuk meskipun keseluruhan ruang Limasan dan Joglo di Kampung Ulam Ngrajek tidak ber-AC karena se

Candi Selogriyo Terpencil Menyendiri di Hutan Windusari

Terletak di lereng kaki Gunung Sumbing dengan panorama alam yang menawan dan udara yang sejuk, tepatnya di Dukuh Campurrejo, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang terdapat sebuah situs purbakala Candi Selogriyo. Persisnya letak candi kuno bercorak Hindu Candi Selogriyo yang telah berusia ribuan tahun silam terpencil menyendiri jauh dari pemukiman penduduk dan berada di lereng bukit kecil ini terletak di hutan Windusari, diantara kumpulan tiga bukit : Bukit Gili, Bukit Condong dan Bukit Giyanti.  Letak Candi Selogriyo sekitar 13,1 Kilometer aku tempuh dari pusat Kota Magelang dengan estimasi waktu tempuh sekitar 33 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi melalui rute Bandongan. Sekarang ini hutan tempat keberadaan Candi Selogriyo telah ditetapkan sebagai hutan wisata alam Windusari sejak tahun 2019 silam, seiring waktu selesainya pemugaran candi terakhir dilakukan.  Sejak hutan Windusari ditetapkan sebagai hutan wisata, area sekitar candi Selogriyo pun dipercan